Rakyat Bicara

Geram Merasa Ditipu, Ibnu Jandi Sebut Bos Tirta Benteng Manipulatif

POSRAKYAT.ID – Wasit aset Kota/Kabupaten Tangerang Ibnu Jandi, mengaku kesal terhadap perilaku Direktur Utama alias Bos Perumda Tirta Benteng Doddy Effendi, yang seringkali memberi janji-janji atas kinerjanya dalam serah terima aset Kota/Kabupaten Tangerang.

Bahkan, Ibnu Jandi menyebut Doddy Effendi sebagai orang yang manipulatif. “Ternyata, semuanya itu adalah bohong. Terlalu banyak makan janji saya. Terlalu banyak berjanji beliau (Bos Tirta Benteng) kepada saya. Itu namanya manipulasi, manipulatif,” kata Ibnu Jandi, ditulis Senin 8 Desember 2025.

Ibnu Jandi membeberkan beberapa janji yang terucap oleh Doddy Effendy. “Katanya mau ngasih per bulan Rp16 juta. Akan ada cicilan sekitar Rp350 juta sampai Rp500 juta, atas tagihan saya Rp17 miliar itu,” jelasnya.

Selain Bos Perumda Tirta Benteng, Ia menyebut, dua orang yang sangat berperan dalam memberi kompensasi, atas jasanya sebagai wasit aset. “Haji Arief Wismansyah, mantan wali kota Tangerang 2014-2023, dan Tatang Sutisna yang saat ini sebagai Plt Sekretaris Daerah,” tegasnya.

Belum lagi, sambung Ibnu Jandi, kemarahannya terhadap Doddy Efendy, yang seringkali ‘menjual’ nama Sachrudin sebagai Wali Kota Tangerang, dalam menyelesaikan urusan (tagihan jasa) serah terima aset Kota/Kabupaten Tangerang itu.

“Yang saya gak terima itu, dia (Doddy Effendy) selalu membawa nama Wali Kota Sachrudin. Sachrudin itu enggak ngerti apa-apa. Seakan-akan, dia ingin berlindung di balik nama baik Pak Sachrudin. Gak boleh begitu,” beber Ibnu Jandi.

Saat ini, pihaknya telah melaporkan adanya indikasi korupsi yang terjadi di tubuh Perumda Tirta Benteng (TB). “Selama tahun 2014-2019, PDAM TB itu devidennya Rp19 miliar lebih. Dengan pelanggan 56 ribu. 2020-2024, pelanggan itu 72 ribu lebih. Devidennya hanya Rp6 miliar, sehingga ada minus sebesar Rp12 miliar,” ungkapnya.

Itu kinerja buruknya Saudara Doddy Effendy, Direktur Utama PDAM Kota Tangerang. Di situ saya marah. Dengan pelanggan 56 ribu saja dapat Rp19 miliar, kenapa dengan 70 ribu lebih pelanggan, devidennya hanya jadi Rp6 miliar?” tambah Ibnu Jandi lagi. .

Melihat hal itu, Ibnu Jandi meminta agar Wali Kota Tangerang, dapat bertindak tegas terhadap kinerja Doddy Effendy. “Saya ingin mengatakan, pecat itu Direktur PDAM TB Kota Tangerang. Jangan sampai merugikan daerah,” ujarnya.

Saya akan melakukan langkah hukum lebih lanjut. Apakah saya nanti ke Kejaksaan Agung? Apakah saya nanti ke KPK, dan lain sebagainya. Lihat aja. Lihat aja seri selanjutnya,” tandas Ibnu Jandi.

Ari Kristianto

Recent Posts

Pacu Investasi di Banten, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat Produsen Sepatu Nike

POSRAKYAT.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten…

4 hari ago

Ngopi Bareng, Wartawan dan DPRD Tangsel Soroti Banjir, Pajak, hingga Layanan Publik

POSRAKYAT.ID – Dalam agenda coffee morning bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD, berbagai hal seperti…

4 hari ago

Soal Persiapan Porprov 2026, Plt Kadispora Tangsel Kok Bungkam?

POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangsel Ika, memilih…

1 minggu ago

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027, Bapemperda DPRD Tangsel Ungkap Tiga Usulan Ditarik

POSRAKYAT.ID — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sudiar mengungkapkan,…

2 minggu ago

Kunjungan APKB Provinsi Banten, Bea Cukai Buka Ruang Diskusi bagi Pengusaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, kunjungan pengurus Asosiasi…

2 minggu ago

Hari Santri 2026 di Tangsel, Baznas Bagikan Uang Pembinaan Hingga 18 Juta

POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut, dalam perayaan Hari Santri 2026,…

2 minggu ago

This website uses cookies.