Birokrasi

Pacu Investasi di Banten, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat Produsen Sepatu Nike

POSRAKYAT.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung investasi untuk dalam negeri melalui pemberian fasilitas Kawasan Berikat, untuk salah satu produsen sepatu Nike.

Kali ini, PT. Global Marketing Technology, perusahaan yang memproduksi sepatu merek Nike, di wilayah Provinsi Banten, mendapatkan izin fasilitas tersebut.

Kepala Kanwil Bea Cukai Banten Ambang Priyonggo mengatakan, pemberian fasilitas Kawasan Berikat merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berdaya saing. Khususnya bagi industri yang berorientasi ekspor.

Menurut Ambang, fasilitas tersebut memberikan kemudahan fiskal dan prosedural yang dapat membantu perusahaan mengoptimalkan kegiatan produksi. Dengan demikian, perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, dan mengembangkan investasinya.

“Pemberian fasilitas Kawasan Berikat ini, merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi industri dalam negeri. Agar dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian,” ujar Ambang, Rabu 28 Oktober 2026 kemarin.

Ia menjelaskan bahwa melalui fasilitas Kawasan Berikat, perusahaan dapat memperoleh sejumlah fasilitas perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Antara lain, penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, serta fasilitas PPN, PPnBM, dan PPh Pasal 22 atas kegiatan tertentu.

Produsen Sepatu Nike di Provinsi Banten

PT. Global Marketing Technology mencatatkan nilai investasi awal sebesar Rp 65 miliar dan berencana mengembangkan investasinya ke depan.

Kehadiran perusahaan ini juga berpotensi membuka lapangan kerja serta meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pabrik.

Direktur PT. Global Marketing Technology, Song Chang Min, mengapresiasi dukungan pemerintah melalui kemudahan dalam pengajuan fasilitas Kawasan berikat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan investasi yang kondusif serta memperluas peluang industri Indonesia untuk bersaing di pasar global.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan investasi serta perekonomian Indonesia melalui pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat, dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku,” ujar Song.

Melalui penerbitan fasilitas ini, Bea Cukai Banten menegaskan perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance dalam memberikan pelayanan kepabeanan yang mendukung kegiatan industri.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri berorientasi ekspor sekaligus memperluas kontribusi investasi terhadap perekonomian.

Ari Kristianto

Recent Posts

Ngopi Bareng, Wartawan dan DPRD Tangsel Soroti Banjir, Pajak, hingga Layanan Publik

POSRAKYAT.ID – Dalam agenda coffee morning bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD, berbagai hal seperti…

3 jam ago

Soal Persiapan Porprov 2026, Plt Kadispora Tangsel Kok Bungkam?

POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangsel Ika, memilih…

3 hari ago

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027, Bapemperda DPRD Tangsel Ungkap Tiga Usulan Ditarik

POSRAKYAT.ID — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sudiar mengungkapkan,…

7 hari ago

Kunjungan APKB Provinsi Banten, Bea Cukai Buka Ruang Diskusi bagi Pengusaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, kunjungan pengurus Asosiasi…

1 minggu ago

Hari Santri 2026 di Tangsel, Baznas Bagikan Uang Pembinaan Hingga 18 Juta

POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut, dalam perayaan Hari Santri 2026,…

1 minggu ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ambu Provinsi Banten Soroti MBG hingga Karhutla

POSRAKYAT.ID — Koordinator Aliansi Masyarakat Bersatu (Ambu) Provinsi Banten Mohammad Royhan Daestaki menyatakan, gelaran dialog…

1 minggu ago

This website uses cookies.