Selain minimnya pengawasan, imbuh Vinna, karakteristik orang Indonesia yang dianggap selalu mengentengkan permasalahan, menjadi alasan tersendiri soal penolakan.
“Orang indonesia itu seringkali mengentengkan sesuatu. Kita kebiasaan mengentengkan sesuatu. Kalau dilegalisasi, nanti ujungnya mencari cuan, buat bisnis,” ungkap Vinna.
Alasannya untuk pengobatan anak autis, padahal tidak. Kami jelas tidak setuju,” tandasnya.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Tangsel Ahmad Dohiri menegaskan, beberapa hal masih…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan, dalam gelaran Gebyar Lansia inisiasi Dinas…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah Bea Cukai Banten bersama dua unit vertikalnya, yakni KPPBC TMP Merak…
POSRAKYAT.ID - Kepala Kanwil Bea Cukai Provinsi Banten Ambang Priyonggo menegaskan, dalam rangka menjalankan fungsi…
POSRAKYAT.ID - Kanwil Bea Cukai Provinsi Banten bersama kejaksaan, memusnahkan puluhan juta batang rokok ilegal,…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan, pelayanan terhadap masyarakat harus terus meningkat, seiring…
This website uses cookies.