Selain minimnya pengawasan, imbuh Vinna, karakteristik orang Indonesia yang dianggap selalu mengentengkan permasalahan, menjadi alasan tersendiri soal penolakan.
“Orang indonesia itu seringkali mengentengkan sesuatu. Kita kebiasaan mengentengkan sesuatu. Kalau dilegalisasi, nanti ujungnya mencari cuan, buat bisnis,” ungkap Vinna.
Alasannya untuk pengobatan anak autis, padahal tidak. Kami jelas tidak setuju,” tandasnya.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID — Humas Forum Komunikasi Pelanggan Perumda Tirta Benteng Arif Gibe mengaku, pihaknya telah menerima…
POSRAKYAT.ID — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja…
POSRAKYAT.ID — Praktisi Hukum Aris Purnomo Hadi mengungkapkan, dengan nilai investasi yang cukup besar, pelayanan…
POSRAKYAT.ID — Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kota Bogor Gina Agustin Fitriani mengatakan,…
POSRAKYAT.ID — Pungutan pajak reklame di Kota Tangerang masih mendapat sorotan. Adanya dugaan manipulasi laporan…
POSRAKYAT.ID — Dalam pemaparan literasi keluarga berintegritas di Tangsel, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK…
This website uses cookies.