Birokrasi

Musnahkan Jutaan BKC Ilegal, Komitmen Bea Cukai Jaga Iklim Usaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kanwil Bea Cukai Provinsi Banten Ambang Priyonggo menegaskan, dalam rangka menjalankan fungsi sebagai community protector dan revenue collector, pihaknya akan terus memerangi barang kena cukai (BKC) ilegal, di wilayah Provinsi Banten.

Pernyataan Ambang tersebut, saat Bea Cukai Provinsi Banten, beserta dua unit vertikalnya, yakni KPPBC Tangerang dan KPPBC Merak, serta intansi Kejaksaan, melakukan pemusnahan puluhan juta batang rokok ilegal, dan BKC ilegal lainnya.

“Kita barusan melakukan rangkaian pemusnahan barang-barang hasil penindakan Bea Cukai Kanwil Banten. Jadi saya sampaikan jumlahnya 26 juta lebih ya, yang dominan adalah rokok ilegal,” jelas Ambang, Selasa 21 April 2026 kemarin.

Di mana Kanwil Banten sendiri juga ada Kantor Pelayanan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang, dan Merak. Kita ada semua di situ. Ini hasil sinergi semuanya Bea Cukai, baik Bea Cukai Banten maupun dari Bea Cukai seluruh Indonesia,” tambah Ambang lagi.

Hasil penindakan BKC ilegal tersebut, juga hasil kolaborasi lintas sektor, di bidang penegakkan hukum. “Kita juga dengan semua instansi terkait: TNI, Polri, Kejaksaan, Pemda, masyarakat pada umumnya, dan tokoh masyarakat,” tegasnya.

Pihaknya menjelaskan, total BKC ilegal yang dimusnahkan kali ini, berkisar Rp34 miliar. Dengan potensi penerimaan negara lebih dari Rp24 miliar.

“Jadi alhamdulillah kita sudah menyelamatkan keuangan negara dan kerugian masyarakat yang nilainya cukup besar,” ujar Ambang.

Bea Cukai Banten dan jajaran, lanjutnya, akan terus menggalakkan operasi pasar, agar persaingan usaha pada BKC dapat terjaga.

Tak hanya itu, dengan menindak BKC ilegal, Bea Cukai juga turut menjaga dan melindungi masyarakat.

“Yang kita dorong itu pertama, kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi barang-barang yang legal. Yang kedua adalah sinergi antar semua pemangku kepentingan, baik di sisi pemerintahan maupun dari sisi stakeholder terkait,” terangnya.

Saya sampaikan, penindakan terbesar sekarang ini adalah di jasa ekspedisi. Kita antisipasi itu. Makanya kita undang juga perusahaan-perusahaan jasa ekspedisi untuk menyaksikan acara ini. Berkolaborasi dengan kita untuk mencegah dan mendeteksi lebih awal,” tukasnya.

Ari Kristianto

Recent Posts

BKAD Tangerang Selatan Sebut RKBMD Bakal Perketat Belanja Modal

POSRAKYAT.ID - Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) pada Badan Keuangan dan Aset Daerah…

13 jam ago

Saling Klaim, UIN Jakarta dan Yayasan Syarif Hidayatullah Siap ‘Tanding’ di Meja Hijau

POSRAKYAT.ID - Perselisihan lokasi yang kini menjadi SD Islam Pembangunan (SDIP), dan TK Islam Pembangunan…

3 hari ago

Wakili PMJ, RW di Cipayung Tangsel Hadirkan Teknologi Tuk Layani Masyarakat

POSRAKYAT.ID - Kepala Kesbangpol Tangsel Oki Rudianto mengatakan, dalam perlombaan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling), RW…

4 hari ago

Warga Karawaci Keluhkan Beroperasinya Pabrik Kimia, Abu Hitam Hingga Kerap Batuk

POSRAKYAT.ID - Salah seorang warga yang enggan disebut namanya menyatakan, sejak salah satu pabrik kimia…

4 hari ago

Kunjungi SDN Babakan, Ini Kata Wakil Wali Kota Tangsel

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyatakan, dalam kunjungannya ke SDN Babakan,…

4 hari ago

SPMB 2026, Pilar Saga Sentil Dinas Pendidikan Tangerang Selatan

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyatakan, dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan…

4 hari ago

This website uses cookies.