Rakyat Bicara

Perkumpulan Intelektual Pemuda Dorong Kolaboratif Dukung Indonesia Emas

POSRAKYAT.ID – DPP Perkumpulan Intelektual Pemuda (PIP) Indonesia, menggelar simposium, dalam rangka memberikan semangat bagi para generasi muda, untuk berperan aktif sebagai motor kolaborasi.

Simposium yang mengusung tema ‘Mencetak Pemimpin Bangsa Inovatif, Kolaboratif Menuju Indonesia Emas’ itu, juga menjadi refleksi awal tahun, dan terselenggara di salah satu hotel di bilangan Serpong Kota Tangsel.

Ketua Umum DPP PIP Indonesia, Fitra Nanda dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, dan pemuda menjadi mesin penggeraknya.

“Agenda Simposium ini, mengajarkan bagaimana anak bangsa dapat terus membangun dan meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi pada masyarakat,” kata Fitra, Selasa 27 Januari 2026.

Dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan berdiskusi, berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan politik, mengembangkan inovasi dan kreativitas, membantu meningkatkan kesadaran masyarakat menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan berintegritas,” tambahnya.

Lebih lanjut, beber Fitra, pemuda harus berani hadir memberikan solusi, termasuk dalam mengkritisi kebijakan pemerintah.

“Mari bersama kolaborasi memberikan win-win solution kepada Pemerintah ketika memang ada kekeliruan dalam menentukan kebijakan,” ungkapnya.

Solusi dengan cara elegan. Tentunya berbasis kajian strategis, pengetahuan yang cakap dan mumpuni, serta matang data. Kehadiran Perkumpulan Intelektual Pemuda Indonesia, betul-betul berdampak, dan diperhitungkan di kancah Nasional keberadaanya,” tegasnya

Dalam kesempatan yang sama, Fitra juga menyoroti persoalan kebencanaan yang terus terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Ia menyebut, bencana alam yang silih berganti, tidak lepas dari persoalan tata kelola lingkungan, dan aktivitas manusia.

“Kita menyoroti bencana yang terus hadir silih berganti dari Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan di beberapa daerah lain. Hal itu sebab fungsi lahan yang mengurangi daerah resapan. Sampah yang menyumbat drainase, lebih parah lagi, penurunan tanah di Kota besar, faktor geografis, aktivitas manusia,” paparnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Fitra berharap, Simposium Nasional ini, dapat menjadi bekal konkret bagi pemuda.

“Dalam rangka pertukaran pengetahuan dan gagasan ini, dapat menjadi bekal kita bersama. Bisa memberikan dampak baik bagi bangsa maupun negara dalam rangka merumuskan kebijakan, lalu solusi,” tutupnya.

Dion Prasetyo

Recent Posts

Pacu Investasi di Banten, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat Produsen Sepatu Nike

POSRAKYAT.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten…

3 hari ago

Ngopi Bareng, Wartawan dan DPRD Tangsel Soroti Banjir, Pajak, hingga Layanan Publik

POSRAKYAT.ID – Dalam agenda coffee morning bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD, berbagai hal seperti…

3 hari ago

Soal Persiapan Porprov 2026, Plt Kadispora Tangsel Kok Bungkam?

POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangsel Ika, memilih…

6 hari ago

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027, Bapemperda DPRD Tangsel Ungkap Tiga Usulan Ditarik

POSRAKYAT.ID — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sudiar mengungkapkan,…

1 minggu ago

Kunjungan APKB Provinsi Banten, Bea Cukai Buka Ruang Diskusi bagi Pengusaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, kunjungan pengurus Asosiasi…

1 minggu ago

Hari Santri 2026 di Tangsel, Baznas Bagikan Uang Pembinaan Hingga 18 Juta

POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut, dalam perayaan Hari Santri 2026,…

1 minggu ago

This website uses cookies.