Belum lagi, sambung Wiharja, harga listrik hasil pengolahan sampah melalui PLTSa, akan menjadi sangat mahal. Hal itu, akan membuat BUMN melalui PLN, menjerit dan menaikan harga listriknya.
“Kalau harga listrik lebih tinggi, karena satu-satunya yang bisa menerima itu PLN, PLN pasti akan teriak, karena PLN pasti nombok. Karena harga jual PLN sekarang 3000 rupiah sekian, kalau PLN harus beli 1,2 sen dolar, dia pasti akan charge (biaya tambahan) lagi,” tandas Wiharja.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan,…
POSRAKYAT.ID - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah milik Pemerintah Kota…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten kembali menerbitkan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendarlin mengungkapkan, pihaknya telah berhasil melakukan…
POSRAKYAT.ID - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang menggelar Kick Off Pembangunan Zona…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Ayep Jajat Sudrajat mengaku, sepanjang 2026, pihaknya…
This website uses cookies.