Birokrasi

Wali Kota Tangerang Klaim Program 3G Beri ‘Kemerdekaan’ Bagi Masyarakat

POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, dengan hadirnya program Gampang Sekolah, Gampang Sembako, dan Gampang Kerja (3G), Pemerintah Kota (Pemkot) hadir memberikan kemerdekaan yang sesungguhnya bagi masyarakat.

Sachrudin bahkan memastikan, program tersebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat di kota yang bertajuk Akhlakul Karimah itu. “Salah satunya melalui program unggulan Kota Tangerang, yaitu 3G. Manfaatnya sudah banyak dirasakan masyarakat,” ujar Sachrudin, usai peringatan Dirgahayu Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.

Menurutnya, makna kemerdekaan adalah di kala pemerintah hadir, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. “Semua itu dapat terlaksana berkat kerja sama kita bersama. Baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, maupun media yang terus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat,” bebernya.

Sachrudin mengaku, program Gampang Sekolah, wujud hadirnya negara, dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu. “Kita pastikan tidak boleh ada anak usia sekolah yang putus sekolah di Kota Tangerang,” jelasnya.

Kemudian, melalui program Gampang Sembako, kita memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok di pasar-pasar. Sementara, melalui Gampang Kerja, kita terus menjalankan berbagai kegiatan dan program, yang harapannya dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Tangerang,” tambah mantan Wakil Wali Kota Tangerang itu.

Ia meminta, agar seluruh perangkat daerah dapat melaksanakan program-program milik Wali Kota dan Wakil Wali Kota. “Saya selalu mendorong setiap organisasi perangkat daerah (OPD), agar terus bergerak melaksanakan program, dan kegiatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya juga mengingatkan, agar seluruh pegawai pemerintah, menjalankan dan mematuhi aturan. Tak hanya itu, Sachrudin juga mengungkapkan, pentingnya pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berbentuk fisik. Tetapi juga bagaimana kita membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, seluruh elemen harus bersama-sama membangun Kota Tangerang agar semakin baik,” tukas Sachrudin.

Berdasarkan informasi, lebih dari 326 ribu jiwa, masih berada di bawah garis kemiskinan. 98 ribu jiwa di antaranya, bahkan masuk dalam desil 1, atau miskin ekstrem, di Kota Tangerang.

Dion Prasetyo

Recent Posts

Konsolidasi Aslinmas Kota Tangerang, Perkuat Sinergi Masyarakat di Lingkungan

POSRAKYAT.ID — Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kota Tangerang, memperkuat konsolidasi organisasi, untuk meningkatkan peran anggota…

6 jam ago

Tangsel Entrepreneur Hub 2026 Dorong UMKM Naik Kelas

POSRAKYAT.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah…

1 hari ago

Customs Goes to Campus, Bea Cukai Banten Bahas Perdagangan Internasional

POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten, menyelenggarakan Customs Goes to Campus (CGTC) pada…

5 hari ago

Vermont Hills Hadir dengan Wajah Baru, Tawarkan Hunian Berkonsep Resort di Serpong

POSRAKYAT.ID – Pandega Desain Weharima (PDW) Architecture, menghadirkan wajah baru kawasan hunian Vermont Hills yang…

6 hari ago

Sains Festival BRIN, Bidik Talenta Muda untuk Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa

POSRAKYAT.ID — Ribuan siswa SMA dan mahasiswa berkumpul dalam Sains Festival yang digelar Badan Riset…

1 minggu ago

Electricity Connect 2026, PT GUT Perkuat Peran di Proyek Kelistrikan Nasional

POSRAKYAT.ID — PT Graha Usaha Teknik (PT GUT) memanfaatkan ajang Electricity Connect 2026 atau Enlit…

1 minggu ago

This website uses cookies.