POSRAKYAT.ID – Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), Pemerintah Kota (Pemkot) membuka peluang permodalan bagi pengusaha mudah di Tangerang Selatan.
Pilar menyebut kerja sama tersebut dapat mencakup pendampingan UMKM, akses pembiayaan syariah, edukasi ekonomi syariah, hingga pengembangan aktivitas ekonomi di lingkungan masyarakat.
“Yang prioritas saat ini saya rasa ekonomi. Masyarakat lagi sangat membutuhkan, apalagi di generasi Z ini. Saya lihat banyak sekali lulusan-lulusan S1,” ujar Pilar, Rabu 12 Agustus 2026.
Karena itu, sambungnya, Pemkot Tangsel ingin membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk membangun usaha di daerahnya sendiri. Pemerintah juga akan mendorong akses modal dan edukasi bisnis agar masyarakat dapat mengembangkan usaha mulai dari skala ultra mikro hingga menengah.
“Lalu kita juga mengembangkan apa yang sudah ada, UMKM-UMKM yang sudah ada. Yang mereka butuhkan, pendampingannya di bisnis syariah. Mereka mau (belajar) merubah. Ibaratnya dari yang konvensional menjadi syariah. Silahkan,” ujarnya.
Pilar menilai, penguatan ekonomi masyarakat dapat berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja dan daya beli. Menurutnya, masyarakat yang memiliki usaha dan penghasilan akan memiliki kemampuan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Sementara itu, Regional CEO IV Jakarta 1 BSI Fiti Syam mengatakan, siap mendukung program pemerintah melalui berbagai skema pembiayaan untuk masyarakat Tangsel.
“Alhamdulillah kan BSI per tahun 2026 ini kami sudah resmi menjadi bank himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Salah satunya (program) adalah terkait dengan program KUR untuk UMKM. Kami punya segmen yang namanya mikro, ada yang namanya segmen SME (small medium enterprise),” jelas Fiti.
Fiti juga menyoroti, pentingnya memperluas akses pembiayaan syariah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online dan rentenir. “Tadi kan Pak Wakil konsen terkait dengan ekonomi gitu ya, kita harus hilangkan itu si pinjol, hilangkan itu rentenir,” tegasnya lagi.
POSRAKYAT.ID - Oknum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut-sebut terlibat dalam perusakan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudin mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) siap memberikan…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudin mengungkapkan, lebih dari 1600 Keluarga Penerima…
POSRAKYAT.ID - Muhammad Zaky atau yang akrab dengan sapaan Zaky Ramli, telah menerima surat keputusan…
POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Tangerang melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke PT Panarub Industry,…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely mengungkapkan, dalam upaya mengatasi kemacetan lalu…
This website uses cookies.