Rakyat Bicara

HIMNI Perkuat Pemahaman Masyarakat Soal Manfaat Nuklir

POSRAKYAT.ID — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, kepengurusan organisasi periode 2026-2031 akan terus memperkuat pemahaman kepada masyarakat, soal manfaat nuklir.

Mantan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Republik Indonesia itu, nuklir tidak hanya untuk pembangkit listrik saja. Namun, manfaat nulir, justru lebih besar dari sekadar menjadi pembangkit listrik.

“Antara lain untuk bidang kesehatan, pertanian, pangan, hingga industri. Di bidang kesehatan, teknologi nuklir dapat digunakan dalam penanganan penyakit kanker. Sementara di bidang pertanian, teknologi nuklir dapat membantu menghasilkan benih unggul dengan produktivitas tinggi,” ungkap Djarot, Sabtu 15 Agustus 2026.

Djarot juga menekankan bahwa HIMNI tidak hanya berfokus pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Menurutnya, teknologi nuklir memiliki manfaat yang jauh lebih luas dan dapat mendukung berbagai sektor.

Selain itu, HIMNI juga ingin kembali mendorong pemanfaatan teknologi nuklir untuk pengawetan makanan melalui iradiasi.

Menurutnya, teknologi tersebut berpotensi mendukung program pemerintah, termasuk dalam penyediaan pangan. “Contoh-contoh seperti itu mestinya harus kami galakkan kembali melalui HIMNI,” katanya.

Djarot menilai, pemahaman masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap teknologi nuklir, menjadi faktor penting dalam mendorong pemanfaatannya di Indonesia.

Ia berharap, semakin banyak pihak memahami manfaat teknologi nuklir sehingga kekhawatiran terhadap nuklir dapat berkurang. Pemanfaatannya, ucapnya, bisa berkembang untuk kepentingan masyarakat.

Djarot menyatakan, HIMNI ingin mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir agar semakin luas di Indonesia. Selain itu, HIMNI juga berupaya membantu pemerintah dan masyarakat memahami nuklir secara lebih komprehensif.

“Tujuan utama itu (pengukuhan pengurus HIMNI 2026-2031), bagaimana pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir makin luas di Indonesia. Kedua, kita juga membantu banyak pihak mengenal apa itu nuklir,” jelasnya.

Menurutnya, HIMNI tidak hanya beranggotakan ilmuwan atau akademisi yang berkecimpung di bidang nuklir. Organisasi tersebut terbuka bagi berbagai kalangan yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi nuklir, termasuk pengusaha dan politisi.

Djarot, HIMNI telah memiliki cabang di sejumlah wilayah, antara lain Banten, Jawa Barat, Jakarta, Kalimantan Barat, dan Yogyakarta. HIMNI juga merencanakan pembentukan cabang di Bangka.

Djarot menegaskan, masyarakat yang berminat terhadap nuklir dapat bergabung menjadi anggota HIMNI. Pendaftarannya dapat melalui situs resmi HIMNI. “Pokoknya berminat dengan nuklir bisa gabung. Siapa saja,” tandasnya.

Dion Prasetyo

Recent Posts

Dinas Kominfo Tangerang Selatan Dorong Santri Melek Transformasi Digital

POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas…

1 hari ago

Lewat Fasilitas Kawasan Berikat, Bea Cukai Banten Permudah Pengembangan Industri

POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Banten terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri dalam negeri melalui pemberian…

1 hari ago

Geram, Pilar Sebut Pemasangan Kabel Optik di Tangsel ‘Kucing-kucingan’

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan pemasangan kabel optik,…

1 hari ago

Tekan MoU dengan BSI, Pemkot Tangsel Buka ‘Kran’ Permodalan buat Anak Muda

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau…

3 hari ago

Oknum Guru PPPK di Karawaci Disebut Rusak Fasilitas Sekretariat Wakaf

POSRAKYAT.ID - Oknum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut-sebut terlibat dalam perusakan fasilitas…

3 hari ago

Dinas Sosial Kota Tangerang Beri Bantuan Modal Usaha 20 Juta, Catat Syaratnya!

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudin mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) siap memberikan…

5 hari ago

This website uses cookies.