Sedangkan, program kerja yang masih kurang dari 50 persen yaitu mengatasi kemacetan (34.6 persen), dan tersedianya lapangan kerja (39.4 persen).
Mengatasi banjir (45.6 persen). Selain itu, untuk masalah sampah angka yang tidak puas masih sekitar 44.6 persen.
“Pemkot harus kerja lebih keras lagi menyelesaikan persoalan utama di Tangsel, yakni macet, banjir, sampah, termasuk juga lapangan kerja,” ungkap Adi.
Jika itu diselesaikan secara tuntas, maka di tahun depan kepuasan publik akan semakin tinggi, bisa di atas 80%,” tandasnya.
POSRAKYAT.ID – Dalam Safari Ramadan di wilayah Kecamatan Serpong Utara, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie…
POSRAKYAT.ID - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Provinsi Banten, terus menggalakan…
POSRAKYAT.ID – Gramedia kembali memperkuat transformasi toko buku menjadi ruang literasi, sekaligus pusat komunitas melalui…
POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, melantik pengurus KONI periode 2025-2029. Dalam…
POSRAKYAT.ID - Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang Saiful Milah menyatakan, hasil pertemuan dengan Dinas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Bachtiar Pryambodo menyatakan, dengan beroperasinya Koperasi…
This website uses cookies.