Rakyat Bicara

Susur Sungai Ciputat, Lurah Cipayung Temukan ‘Biang Kerok’ Banjir

POSRAKYAT.ID – Lurah Cipayung Dini Nurlianti mengungkapkan, sejumlah titik di Sungai Ciputat, mengalami pendangkalan akibat sedimentasi tanah, batuan hingga tumpukan sampah.

Dini menegaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), untuk menormalisasi Sungai Ciputat.

Hal itu, sebagai langkah menanggulangi banjir dan genangan di wilayahnya. “Ini juga bagian dari tindak lanjut hasil susur sungai. Setelah kami mitigasi, memang terjadi beberapa pengendapan sandimentasi di berbagai wilayah (di Sungai Ciputat),” kata Dini, Senin 3 Agustus 2026.

Pihaknya, bahkan mencatat sejumlah titik yang harus segera dilakukan normalisasi. “Tentunya ini bagian Cipayung aja sih. Contohnya Perumahan Nerada, kemudian (Perumahan) Pondok Payung Mas, itu mengalami genangan air ketika hujan turun,” terangnya.

Selain sedimentasi, tadi juga banyak sampah. Iya, masalah sampah ini yang faktor utama kita rasakan untuk pengendapan kali ini. Sampah-sampah yang memang dibuang oleh masyarakat ke kali. Itu (sampah) menyebabkan sedimentasi yang sangat tinggi,” sambung Dini lagi.

Pihaknya terus berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk mengangkat sampah yang ada di aliran sungai. “Kemarin tim dari DLH juga sudah kami koordinasikan. Untuk bisa membantu kami dalam pengangkutan armada pembuangan sampahnya,” tegas Dini.

Dini menuturkan, selain sedimentasi dan penumpukan sampah, pihaknya juga menemukan penyempitan sungai di beberapa wilayah. “Ada juga ranting pohon yang besar yang menutup sungai. Akhirnya banyak rumput tumbuh di situ,” jelasnya.

Kemudian sampah pun tersumbat di situ. Jadi bukan hanya sedimentasi, malah jadi akhirnya menutup sungai tersebut. Bahkan ada beberapa daerah, yang sangat pendek (kedalaman sungainya) gitu. Sangat catek sekali antara dasar sungai dengan permukaan air,” beber Dini.

Dini juga menyatakan, Kelurahan Cipayung akan mengajukan pembangunan turab, pada bibir-bibir sungai. Hal tersebut, lanjutnya, guna mengantisipasi longsornya badan sungai.

“Kami juga ingin mengajukan kembali terkait masalah turab-turab di sekitar sepanjang Sungai Ciputat ini. Yang terpenting saat ini, bagaimana normalisasi sungai dapat berjalan dengan maksimal,” tukasnya.

Dion Prasetyo

Recent Posts

Pacu Investasi di Banten, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat Produsen Sepatu Nike

POSRAKYAT.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten…

4 hari ago

Ngopi Bareng, Wartawan dan DPRD Tangsel Soroti Banjir, Pajak, hingga Layanan Publik

POSRAKYAT.ID – Dalam agenda coffee morning bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD, berbagai hal seperti…

4 hari ago

Soal Persiapan Porprov 2026, Plt Kadispora Tangsel Kok Bungkam?

POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangsel Ika, memilih…

1 minggu ago

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027, Bapemperda DPRD Tangsel Ungkap Tiga Usulan Ditarik

POSRAKYAT.ID — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sudiar mengungkapkan,…

2 minggu ago

Kunjungan APKB Provinsi Banten, Bea Cukai Buka Ruang Diskusi bagi Pengusaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, kunjungan pengurus Asosiasi…

2 minggu ago

Hari Santri 2026 di Tangsel, Baznas Bagikan Uang Pembinaan Hingga 18 Juta

POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut, dalam perayaan Hari Santri 2026,…

2 minggu ago

This website uses cookies.