Birokrasi

Sosialisasikan PP, Pemkot Tangsel Dorong Perwujudan KBM yang Aman dan Nyaman

POSRAKYAT.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel tengah mengintensifkan sosialisasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), sebagai upaya menciptakan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang aman, nyaman, dan ramah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni menjelaskan, kegiatan tersebut berangkat dari meningkatnya berbagai persoalan di lingkungan pendidikan. Khususnya, yang berkaitan dengan dampak negatif perkembangan teknologi digital, dan media sosial.

Menurut Deden, salah satu fokus utama dalam sosialisasi itu, adalah pencegahan dan penanganan perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan intoleransi.

“Banyak kejadian yang berkaitan dengan tiga dosa besar pendidikan. Salah satu pemicunya berawal dari dunia media sosial. Dampak negatif penggunaan media sosial kemudian terbawa ke lingkungan sekolah,” kata Deden, Selasa 23 Juni 2026 kemarin.

Deden menilai, perkembangan teknologi digital memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan. Namun, di sisi lain, penggunaan yang tidak terkendali, juga memicu berbagai persoalan, yang berdampak langsung terhadap peserta didik.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus berkolaborasi menangani berbagai kejadian yang merupakan dampak negatif penggunaan perangkat digital dan media sosial,” tegas Deden lagi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menegaskan, bahwa pendidikan inklusif dan PP Tunas merupakan bagian dari visi Tangsel sebagai kota yang inklusif bagi semua kalangan.

“Pendidikan harus merdeka bagi semua anak di Tangerang Selatan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Pilar menjelaskan, bahwa Pemkot Tangsel terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif melalui peningkatan kompetensi guru. Penyediaan fasilitas yang ramah bagi anak berkebutuhan khusus, serta penguatan sistem pendidikan yang lebih adaptif.

“Minimal satu sekolah ada satu guru pendamping. Ini yang akan terus kita dorong ke depan. Kita tingkatkan sertifikasinya setiap tahun, bahkan kita kaji juga insentifnya agar mereka semakin semangat mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus,” terangnya.

Dion Prasetyo

Recent Posts

Sains Festival BRIN, Bidik Talenta Muda untuk Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa

POSRAKYAT.ID — Ribuan siswa SMA dan mahasiswa berkumpul dalam Sains Festival yang digelar Badan Riset…

6 jam ago

Electricity Connect 2026, PT GUT Perkuat Peran di Proyek Kelistrikan Nasional

POSRAKYAT.ID — PT Graha Usaha Teknik (PT GUT) memanfaatkan ajang Electricity Connect 2026 atau Enlit…

6 jam ago

Forum Komunikasi Pelanggan Tirta Benteng Akui Tampung Keluhan, Gibe: Eksekusi Bukan Ranah Kami

POSRAKYAT.ID — Humas Forum Komunikasi Pelanggan Perumda Tirta Benteng Arif Gibe mengaku, pihaknya telah menerima…

15 jam ago

Sisgita Tangsel Jadi Acuan Integrasi Pajak dan Pertanahan

POSRAKYAT.ID — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja…

1 hari ago

Pelayanan Perumda Tirta Benteng Disorot, Investasi AKT 2,9 Triliun Tidak Maksimal?

POSRAKYAT.ID — Praktisi Hukum Aris Purnomo Hadi mengungkapkan, dengan nilai investasi yang cukup besar, pelayanan…

2 hari ago

Hadapi Porprov, PBFI Kota Bogor Sambangi Tangerang Selatan

POSRAKYAT.ID — Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kota Bogor Gina Agustin Fitriani mengatakan,…

3 hari ago

This website uses cookies.