Rabu, Juni 10, 2026

Pemkot Tangsel Jajaki Kerja Sama dengan Singapura di Bidang Pertanian

POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan, pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan Singapura, khususnya di bidang pertanian.

Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel tengah menguji pupuk bio-organik asal Singapura, pada komoditas bawang.

Pupuk bio-organik milik Bio Ark Global, sebuah perusahaan Bioteknologi Iklim dan Agri-Tech asal Singapura itu, sambung Benyamin, menunjukkan hasil panen pada komoditas bawang lebih maksimal.

“Dalam rangka penjajakan kerja sama (dengan Bio Ark Global Singapura). Ternyata produksinya, hasilnya lebih baik. Bawangnya lebih besar,” kata Benyamin, usai menghadiri panen bawang merah di Balai Penyuluhan Pertanian, ditulis Rabu 10 Juni 2026.

Benyamin mengaku, terkesan dengan hasil dari penggunaan pupuk tersebut. Padahal, menurutnya tanah di Tangsel kurang ideal untuk budidaya bawang. “Bawang yang semestinya sulit tumbuh di daerah seperti kita, ternyata produksinya sangat bagus sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Tangsel Bakal Bangun Dua SMP Negeri di 2023

Karena itu, lanjut Benyamin, Pemkot Tangsel melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), akan mempelajari lebih lanjut penggunaan pupuk tersebut.

Terpisah, Co-founder dan CEO Bio Ark Global, Matthew Edward Loh menjelaskan, produk dalam demonstrasi tersebut bernama Activate dengan merek Bio-On.

“Ini adalah pupuk bio-organik. Pada dasarnya, pupuk ini memiliki manfaat nutrisi seperti pupuk kimia,” kata Matthew.

Menurutnya, produk tersebut merupakan hasil penelitian dan pengembangan di Singapura. Selain membantu pertumbuhan tanaman, pupuk itu juga dirancang untuk meningkatkan kualitas tanah.

“Kami memasukkan mikroba ke dalamnya. Yang paling penting adalah tanahnya. Pupuk ini akan membantu tanah menjadi lebih baik. Sehingga para petani nantinya akan mendapatkan hasil panen yang lebih tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kedepankan Restorative, Kejari Tangsel Ingin Warga Taat Hukum

Selain itu, kata Matthew lagi, pupuk tersebut mampu membantu tanaman menghadapi dampak perubahan iklim yang kini semakin terasa.

“Produk ini terbukti dapat menahan kelembaban sekitar 10 hingga 20 persen. Produk ini juga dapat mempertahankan nutrisi lebih dari 10 persen. Pupuk ini juga dapat bekerja jauh lebih baik daripada pupuk organik biasa, dan pupuk kimia,” pungkasnya.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer