Birokrasi

8 Area Celah Korupsi di Tangerang Selatan Disorot KPK RI

POSRAKYAT.ID – Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Bahtiar Ujang Purnama menyatakan, terdapat delapan area yang menjadi celah korupsi di Tangerang Selatan.

Pada rapat koordinasi Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bahtiar meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot), bergerak nyata dalam pencegahan korupsi.

“Hari ini kita memberikan evaluasi terhadap tata kelola pemerintahan yang ada di Tangsel. Ada 8 area yang kita berikan evaluasi. Ada perencanaan, penganggaran, pengadaan barang jasa, kemudian manajemen ASN, dan pemerintahan publik,” kata Bahtiar, Selasa 14 Oktober 2025.

Kita berharap tingkat kualitasnya betul-betul real. Tidak hanya sekedar kualitas saja, tapi seimbang dengan hasil yang nyata. Supaya masyarakat betul-betul merasakan, keberadaan Pemkot Tangsel ini yang lebih bermanfaat,” tambahnya.

Bahtiar juga mengingatkan, agar jajaran pejabat di Pemkot Tangsel, memiliki integritas yang baik. “Supaya segala macam niat untuk menyalahgunakan wewenang itu, itu betul-betul hilang. Kita memberikan penguatan integritas kepada Pemkot Tangsel ini. Agar pada saat mereka menjalankan (pekerjaan), aroma untuk menyimpang atau korupsi ini, tidak terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan, sebagai upaya pencegahan, pihaknya akan melakukan penajaman pada celah-celah korupsi.

“Kemudian peningkatan peran Inspektorat. Bukan saja harus proaktif, mereka (pejabat Inspektorat) harus proaktif untuk melakukan pengawasan. Mulai dari perencanaan, sampai dengan evaluasi. Ini akan menjadi catatan dan perhatian kita, untuk meningkatkan kualitas-kualitas pelayanan publik dan seterusnya,” ungkap Benyamin.

Benyamin mengaku, dengan adanya rapat koordinasi tersebut, pihaknya mendapatkan pemahaman tentang pencegahan korupsi. “Ada pemahaman yang lebih baik. Harus terus kita naikin (skor pencegahan korupsi),” tandasnya.

Dion Prasetyo

Recent Posts

Pacu Investasi di Banten, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat Produsen Sepatu Nike

POSRAKYAT.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten…

3 hari ago

Ngopi Bareng, Wartawan dan DPRD Tangsel Soroti Banjir, Pajak, hingga Layanan Publik

POSRAKYAT.ID – Dalam agenda coffee morning bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD, berbagai hal seperti…

4 hari ago

Soal Persiapan Porprov 2026, Plt Kadispora Tangsel Kok Bungkam?

POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangsel Ika, memilih…

7 hari ago

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027, Bapemperda DPRD Tangsel Ungkap Tiga Usulan Ditarik

POSRAKYAT.ID — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sudiar mengungkapkan,…

1 minggu ago

Kunjungan APKB Provinsi Banten, Bea Cukai Buka Ruang Diskusi bagi Pengusaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, kunjungan pengurus Asosiasi…

2 minggu ago

Hari Santri 2026 di Tangsel, Baznas Bagikan Uang Pembinaan Hingga 18 Juta

POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut, dalam perayaan Hari Santri 2026,…

2 minggu ago

This website uses cookies.