Berdasarkan data dari BPS, warga Tangsel tercatat miskin mencapai 44.290 jiwa atau turun sekira 280 jiwa, di akhir 2022.
Sebelumnya di 2021, jumlah penduduk miskin di Kota Tangsel tercatat sebesar 2,57 persen atau sekira 44.570 jiwa.
Heli menuturkan, untuk tahun 2023, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah program dalam sektor ekonomi produktif.
Hal itu diharapkan dapat menekan jumlah penduduk miskin di Kota Tangsel.
“Dari program kita sendiri kita adakan usaha ekonomi produktif, kemudian kita juga ada program dari Kementerian Sosial berupa bantuan pangan tunai, itu juga Insya Allah untuk tahun 2023 kembali terlaksana,” tuturnya.
“Kemungkinan nominalnya Rp200 ribu perbulan, biasanya diberikan per triwulan, tapi nanti kita lihat kebijakan dari Kemensosnya seperti apa,” pungkas Heli.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Pengamat Hukum Tata Negara (HTN) Dian Eka Prastiwi menyebut, penggunaan dan pemanfaatan Barang…
POSRAKYAT.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah mewacanakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah,…
POSRAKYAT.ID — Praktik dugaan permainan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kembali mencuat di Kabupaten…
POSRAKYAT.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Banten, mendapati pertanggungjawaban perjalanan dinas di beberapa perangkat…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengungkapkan, kader Pos Pelayananan Terpadu (Posyandu),…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Sachrudin, telah menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 14 tahun…
This website uses cookies.