POSRAKYAT.ID — Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP), memastikan kesehatan hewan-hewan kurban yang masuk di wilayahnya, mendapatkan vaksinasi, khususnya terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK).
Seperti yang diungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) DKPPP Tangsel, Pipit Surya Yuniar.
Pipit mengungkapkan, pengawasan dan pemeriksaan terhadap hewan kurban telah terlaksana sejak beberapa hari terakhir. Hal itu hasil kerja sama dan kolaborasi DKPPP dan UPT Puskeswan Kota Tangerang Selatan.
“Untuk pengawasan kesehatan hewan kurban di lapak-lapak, kita sudah mulai ini dari beberapa hari yang lalu kita sudah mulai menyisir,” kata Pipit Surya Yuniar, ditulis 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan, saat ini satu tim khusus telah melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung, ke lapak-lapak yang meminta pengecekan.
“Karena kan kalau kita lihat mungkin antara stok atau harga yang membuat agak sepi ya lapak-lapak. Cuman kita nanti belum tahu ya. Data kita akan kumpulkan dulu,” katanya.
Hewan-hewan tersebut mayoritas berasal dari Jawa Timur dan Lampung. DKPPP juga memastikan kondisi penyakit hewan menular seperti Lumpy Skin Disease (LSD) maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih terkendali di wilayah Tangsel.
“Untuk penyakit LSD kita memang sudah lama tidak ada laporan. Dari dulu memang sudah zero case. Kemudian kalau untuk PMK, kita masih rutin vaksinasi. Jadi dari Kementerian Pertanian kita masih terus vaksin,” ungkapnya.
Menurut Pipit, hingga April 2026, pihaknya telah memberikan vaksin PMK kepada sekitar 250 ekor ternak lokal di Tangsel.
“Sampai April itu sudah kita sekitar 250-an ekor yang kita vaksinkan. Kita utamakan ternak-ternak yang ada di sini dulu. Jadi kalau untuk ternak yang datang, biasanya sudah mendapat vaksin di daerah asalnya,” terangnya lagi.
Selain itu, DKPPP Tangsel juga masih memberikan layanan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara gratis, baik untuk lapak maupun pengurus masjid.
“Untuk lapak-lapak, kita selalu keliling dan selalu melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Itu masih gratis dari kita. Jadi memang itu murni pelayanan untuk menjamin bahwa hewan dalam keadaan yang sehat,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan, pihaknya telah melakukan inspeksi ke beberapa lapak hewan kurban yang ada di Kota Tangerang Selatan.
”Dinas teknis sudah melakukan inspeksi ke tempat-tempat penyelenggaraan hewan kurban. Sampai saat ini belum kita temukan adanya PMK, penyakit mulut dan kuku,” tutur Benyamin Davnie.
Dari hewan kurban yang ada di Tangerang Selatan, baik sapi, kambing, dan lain sebagainya. Hewan kurban yang datang dari luar daerah, ya, dari Jawa Tengah, dari DIY, kemudian ada yang dari Banten juga. Relatif sehat semuanya. Kira-kira demikian,” tukasnya. (***)
POSRAKYAT.ID – Ketua Kadin Kota Tangerang Selatan Marhadi menegaskan, di kepengurusan yang baru ini, pihaknya…
POSRAKYAT.ID – Ketua Asprov PSSI Banten Pilar Saga Ichsan menyatakan, pihaknya optimistis klub asal Banten,…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan, pihaknya akan melanjutkan program bedah…
POSRAKYAT.ID – Ketua Pelaksana Dekotas Harmoni Festival (Dehar Fest) SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan,…
POSRAKYAT.ID – Pengamat dari LBH Tridharma Indonesia, Dodi Prasetya Azhari mengungkapkan, stagnasi kepemimpinan di Kota…
POSRAKYAT.ID – Kepala Bapenda Kota Tangerang Selatan Eki Herdiana menyatakan, di semester pertama, penerimaan pajak…
This website uses cookies.