BPBD Kabupaten Tangerang menyemprot disinfektan ke ulat bulu yang serang pemukiman di Cikupa. (Foto: Dok posrakyat.id)
POS RAKYAT – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir menyebut, ulat bulu yang menyerang pemukiman warga di Kecamatan Cikupa, sudah terjadi sepekan lalu.
“Sudah seminggu hama ulat bulu menggangu dan meresahkan warga karena berserakan dan diam di lingkungan,” kata Munir.
Diketahui, ulat bulu menyerang permukiman warga Kampung Talaga Kocak RT 04/03, Kelurahan Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Ratusan ulat bulu tersebut sontak membuat warga resah.
Pasalnya, ulat tidak hanya mengerubuti tumbuhan, namun juga berserakan di tembok dan pekarangan rumah.
Menurut Munir, ulat bulu di pemukiman warga di Cikupa itu, karena banyaknya pepohonan di wilayah tersebut.
“Diamnya hama ini adalah pohon di tengah-tengah pemukiman rumah warga,” tegas Munir kepada posrakyat.id, Jumat 9 September 2022.
Ulat itu berkumpul di tembok rumah warga sekitar pusat dari rumah,” tambahnya.
Munir mengatakan, kini kejadian langka yang terjadi di sebagian wilayah tersebut telah ditangani oleh pihaknya dengan memberikan beberapa obat-obatan pembasmi hama.
“Untuk saat ini anggota sedang mencoba menyemprotkan disinfektan dan obat hama di beberapa titik yang banyak sekali hama ulat bulu ini,” pungkasnya.
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely mengungkapkan, dalam upaya mengatasi kemacetan lalu…
POSRAKYAT.ID - Warga Perumahan Bukit Nusa Indah (BNI) Ciputat, Kota Tangsel menolak wacana pembangunan SMPN…
POSRAKYAT.ID - Lurah Cipayung Dini Nurlianti mengungkapkan, sejumlah titik di Sungai Ciputat, mengalami pendangkalan akibat…
POSRAKYAT.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan, dana santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada…
POSRAKYAT.ID - PT Air Kota Tangerang (AKT) telah melaksanakan proyek pembangunan pengelolaan air bersih yang…
POSRAKYAT.ID - Perkembangnya keberadaan toko modern di perkotaan, tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi pemerintah daerah.…
This website uses cookies.