Rakyat Bicara

Automorse, Karya Mahasiswa ITS Surabaya

POS RAKYAT – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) mengembangkan lampu canggih bernama Automorse.

Inovasi tersebut muncul, untuk menyelesaikan masalah lampu komunikasi di KRI milik TNI AL bersistem manual, yang bisa membuat pekerjaan menjadi lebih lambat dan rentan terjadi human error.

Sangsaka Wira Utama, seorang mahasiswa Departemen Teknik Fisika ITS, terbesit ide untuk menciptakan sistem yang dapat menerjemahkan lampu morse secara otomatis, yang diberi nama Automorse.

Mahasiswa yang akrab disapa Wira ini mengungkapkan bahwa Automorse ini menggunakan sistem pengirim dan penerima sandi flashlight, dengan sistem yang dapat bekerja secara otomatis dan terenkripsi berbasis image processing.

Sistem yang dikembangkan Wira bersama Tadeus Pantryan Simarmata dan Niza Rosyda ini, menggunakan sistem komputerisasi digital, yakni Smart Flash Processing System (SFPS).

Menurut Wira, awalnya dilakukan penyempurnaan SFPS dari hasil pengujian yang telah berhasil mengirim dan menerima pesan secara akurat.

Adapun penyempurnaan meliputi penggunaan material sesuai standar militer, sistem keamanan data, baterai, dan banyaknya kalimat yang diterima serta dikirim.

Dikatakan Wira, adanya penyempurnaan ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi SFPS. Setelah disempurnakan, Automorse dapat dioperasikan di luar area ruangan kontrol.

“Serta meminimalisir risiko operator flashlight yang rentan terjadi human error,” ungkap Wira di Surabaya, Jumat 9 September 2022.

Ia menjelaskan, sistem Automorse ini memiliki bagian perangkat lunak yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat keras dan menerjemahkan sandi.

Sementara, untuk perangkat keras ini berbentuk persis lampu sorot berlapis baja dan mikrokontroler. Di dalam lampu sorot tersebut terdiri dari beberapa komponen yaitu lampu LED, webcam, dan mikrokontroler.

Bersama timnya, Wira telah merencanakan strategi pemasaran produk, yakni dengan membidik target pasar pada Koarmada II TNI AL.

Inovasi ini diharapkan dapat menggantikan alat komunikasi sandi konvensional yang terpasang di kapal laut.

Tak berhenti di situ, Wira juga berencana akan menjalin kerja sama dengan salah satu industri alutsista nasional yaitu PT PAL Indonesia.

Berbagai upaya akan terus dilakukan untuk pengembangan produk hingga dapat menginstalasi 20 KRI. Namun sebagai innovator, mereka masih terkendala untuk menembus pasar jika tidak memiliki relasi bisnis ke pemerintahan.

“Kami berharap ITS membuka jalur khusus alumni agar dapat membantu pemasaran produk kami dan melakukan pendampingan secara berkala,” ucap Wira dengan penuh harap.

Idris Ibrahim

Recent Posts

BUMD Informatif, KI Banten Beri Penghargaan Perumda Tirta Benteng

POSRAKYAT.ID – Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten, memberikan penghargaan bagi Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang,…

5 jam ago

Operasi ASAP II, Bea Cukai Banten Tegaskan Sosialisasi Stop Rokok Ilegal

POSRAKYAT.ID - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Provinsi Banten, terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran Barang…

9 jam ago

Ansor Fest Experience 2026, Satukan Semangat Santri dan Pemuda

POSRAKYAT.ID – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangsel menggelar Ansor Fest Experience…

1 hari ago

KONI Banten  Evaluasi PORPROV VII, Tuan Rumah Sebut  Persiapan Capai 90 Persen

POSRAKYAT.ID – Ketua KONI Provinsi Banten Agus Rasyid mendapatkan laporan dalam rapat konsolidasi dan persiapan…

1 hari ago

Pacu Investasi di Banten, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat Produsen Sepatu Nike

POSRAKYAT.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten…

1 minggu ago

Ngopi Bareng, Wartawan dan DPRD Tangsel Soroti Banjir, Pajak, hingga Layanan Publik

POSRAKYAT.ID – Dalam agenda coffee morning bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD, berbagai hal seperti…

1 minggu ago

This website uses cookies.