Gaya Hidup

Cuanki 8, Dagang Bakso Pakai Filosofi Tiongkok

POS RAKYAT – Founder Bakso Cuanki 8 Nabila Darajat menyebut, pemilihan angka delapan sebagai merk, berasal dari filosofi tiongkok. Angka utuh tanpa garis putus, menjadi lambang rejeki yang tak putus.

“Delapan itu kan garisnya putus. Jadi semoga rejeki dan usaha ini ngga pernah putus. Itu kita ambil dari filosofi orang-orang tiongkok. Ya, awal ngambil merk Cuanki 8, dari situ,” kata Nabila kepada posrakyat.id, Sabtu 27 Agustus 2022.

Cuanki 8 yang saat ini memiliki dua otlet, ungkap Nabila, dimulai sejak dirinya berhenti bekerja sebagai pengajar di salah satu sekolah swasta.

“Karena jenuh di rumah, saya dan suami mengusulkan untuk membuka usaha. Awalnya pengen ayam geprek, tapi yang jual kan udah banyak. Terus, suami cari-cari ide, akhirnya dagang bakso cuanki,” ungkap Nabila.

Ditemui terpisah, Kepala Bakso Cuanki 8 Cabang Villa Dago, Pamulang Bagas Setiawan menyatakan, sebagai lokasi awal penjualan, cabangnya dibuka sejak lima bulan lalu. Menurut Bagas, saat ini di Cabang Villa Dago itu sudah memiliki puluhan pelanggan.

“Disini buka dari jam 9.00 wib sampai jam 22.00 wib. Minggu kita libur. Alhamdulilah, rasa sudah diterima oleh masyarakat. Bahkan, sudah ada beberapa yang menjadi pelanggan. Cabang baru ada di Cisauk. Kalau di sana dari jam 11.00 wib sampai 23.00 wib,” tutur Bagas.

Serupa, Kepala Cuanki 8 cabang Cisauk Muhammad Syamsul membeberkan beberapa hal yang membedakan dengan bakso cuanki yang lain. Menurutnya, semua bahan terbuat dari tangan sendiri, sehingga, tambahnya, kebersihan menjadi point penting di Cuanki 8.

“Kita yang pertama itu bahan bikin sendiri mas. Baksonya, pangsit, itu bikin sendiri. Jadi higienis. Kedua, kita ada beberapa porsi, bahkan porsi komplit itu hanya Rp25 ribu. Ketiga, kita jualan di tempat, jadi walaupun cuanki itu katanya cari cuan jalan kaki, tapi banyak masyarakat ngga harus nunggu abang-abang lewat depan rumah, cukup kami antar,” ujar Syamsul.

Untuk orderan yang jaraknya dibawah 5 kilometer, kita antar gratis. Itu perbedaan kita dengan yang lain. Ada di aplikasi pesan antar juga. Di gofood dan grabfood,” tandasnya.

Ari Kristianto

Recent Posts

Kongres PSSI Banten, Pilar Saga Ichsan Dorong Klub Tanah Jawara di Kompetisi Nasional

POSRAKYAT.ID – Ketua Asprov PSSI Banten Pilar Saga Ichsan menyatakan, pihaknya optimistis klub asal Banten,…

4 hari ago

Bedah Rumah Berlanjut, Benyamin Davnie Targetkan 329 Unit RTLH di 2026

POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan, pihaknya akan melanjutkan program bedah…

4 hari ago

Dehar Fest SMPN 8 Tangerang Selatan, Beri ‘Perpisahan’ Berkesan

POSRAKYAT.ID – Ketua Pelaksana Dekotas Harmoni Festival (Dehar Fest) SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan,…

4 hari ago

Stagnasi Kepemimpinan di Tangsel, Dodi Prasetya: Minim Regenerasi Hambat Kinerja Birokrasi

POSRAKYAT.ID – Pengamat dari LBH Tridharma Indonesia, Dodi Prasetya Azhari mengungkapkan, stagnasi kepemimpinan di Kota…

4 hari ago

Bapenda Sebut Kebijakan WFH Pengaruhi Pendapatan di Tangerang Selatan

POSRAKYAT.ID – Kepala Bapenda Kota Tangerang Selatan Eki Herdiana menyatakan, di semester pertama, penerimaan pajak…

4 hari ago

Bangunan KUA Memprihatikan, DPRD Kota Tangerang Singgung Penyerahan Aset

POSRAKYAT.ID - Anggota DPRD Kota Tangerang Saiful Milah menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) harus segera memberikan…

5 hari ago

This website uses cookies.