POSRAKYAT.ID — Praktisi Hukum Aris Purnomo Hadi mengungkapkan, dengan nilai investasi yang cukup besar, pelayanan air bersih oleh Perumda Tirta Benteng (TB), melalui PT Air Kota Tangerang (AKT), sepatutnya lebih maksimal kepada masyarakat.
Dengan nilai investasi Rp2,9 triliun, sambung Aris, instalasi pengelolaan air dari Sungai Cisadane, seharusnya mampu menangani permasalahan air keruh yang terjadi di masyarakat. “Karena selama menjadi Ketua Forum Pelanggan di Perumdam TKR, enggak ada tuh masalah,” kata Aris, ditulis Senin 21 September 2026.
Tidak ada kendala di pelanggan, air tetap tersalurikan dengan baik. Enggak ada keluhan air keruh, atau sebagainya. TB harus memberikan solusi. Solusinya apa?Memberikan tanggapan secara responsif. Memberikan penerangan (terhadap komplain pelanggan),” tambahnya.
Aris juga menuturkan, terbentuknya Forum Komunikasi Pelanggan pada tubuh Perumda Tirta Benteng, seharusnya dapat menjembatani keluhan-keluhan yang ada saat ini. “Idealnya Forum Pelanggan ini memang harus nyambung dengan direksi ya,” tegasnya.
Agar terkait dengan keluhan itu bisa ditangani dengan cepat. Jangan menyalahkan kondisi sekarang yang lagi musim kering, misalnya air bakunya jelek. Kan air bakunya sama juga dengan TKR kan? Tapi kenapa TKR masih bisa berjalan dengan baik?” lanjut Aris lagi.
Sebelumnya, dalam unggahan media sosial, Wali Kota Tangerang Sachrudin melakukan susur sungai, untuk memeriksa kondisi air Sungai Cisadane, sebagai air baku.
Dalam unggahannya, Wali Kota memerintahkan Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, untuk menindaklanjuti keluhan air keruh, yang terjadi di masyarakat. Namun, dalam unggahan itu, Direktur Utama Doddy Efendy, juga Ketua Forum Pelanggan Muhammad Zaky, tampak kikuk.
Dalam video berdurasi sekitar empat menit itu, Sachrudin berkali-kali meminta untuk pengecekan terhadap informasi air keruh. “Coba dicek. Kalau kita lihat, airnya bening. Coba cek,” kata Sachrudin dalam unggahannya.
Unggahan orang nomor satu di Kota Tangerang itu, sontak mendapat respon netizen. “Bauuu pakkkkkk, bau amin kyk ga di filter (emot menangis) kerja ga sih mreka. Tagihan mah normall,” tulis akun @shioandcici.
Serupa, komentar dari akun @Zea Mays. “Pedahal air Cisadane bukan kali ini aja suruh karena kemarau. Tapi dulu lagi waktu masih dikelola PDAM Tirta Kerta Raharja Tidak pernah tuh air yang disalurkan sejelek setelah dikelola Tirta Benteng,” keluhnya.
POSRAKYAT.ID — Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kota Bogor Gina Agustin Fitriani mengatakan,…
POSRAKYAT.ID — Pungutan pajak reklame di Kota Tangerang masih mendapat sorotan. Adanya dugaan manipulasi laporan…
POSRAKYAT.ID — Dalam pemaparan literasi keluarga berintegritas di Tangsel, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK…
POSRAKYAT.ID - Kabar tak sedap beredar di Instansi Kejaksaan, di mana beredar informasi adanya oknum…
POSRAKYAT.ID - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang, melakukan…
POSRAKYAT.ID - Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kunto Ariawan…
This website uses cookies.