Birokrasi

Ramai-ramai Pengunduran Diri, Ada Apa dengan KONI Tangerang Selatan?

POSRAKYAT.ID – Empat Wakil Ketua Umum (Waketum) KONI Kota Tangerang Selatan, secara bertahap melakukan pengunduran diri, dari kepengurusan organisasi olah raga tersebut. Keempatnya yakni, Idma Eka Putra, Nono Mulyono, Mahfudin Joey, dan David Solomon Doodoh.

Waketum I, Idma Eka Putra mengaku, pengundurannya, sebab kurang harmonisnya hubungan komunikasi dengan Ketua Umum (Ketum), Hamka Handaru, selain juga kesibukan dirinya saat ini.

“Di tahun kedua itu, mulai terjadinya komunikasi yang kurang baik. Banyak kegiatan-kegiatan, kurang melibatkan kita sebagai Wakil Ketua. Dalam rapat-rapat, (yang) mungkin ada sesuatu hasil, itu juga tidak tersampaikan kepada kami,” ujar Idma.

Selain itu, lanjut Idma, ia dan Waketum yang lain melihat, komunikasi antara KONI dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (PORA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga kurang harmonis. Menurutnya, Ketum KONI Tangsel, seringkali ‘melangkahi’ Dinas Pora dalam pelaporan-pelaporan kegiatan.

“Karena KONI ini adalah organisasi pemerintah, artinya memang banyak kita komunikasinya itu ke Pemerintah terutama dengan Dinas Pora. Bagaimana pun, itu adalah ‘orang tua’ dari KONI. Dalam perjalanan, KONI selalu melengkahi Dinas Pora,” jelasnya.

Nah, artinya ada komunikasi yang kurang baik. Sehingga kalau terjadi seperti itu, ada ketersinggungan. Orang tua kita (Dinas Pora) tersinggung. Kalau menurut saya, itu kurang harmonis komunikasi,” tambah Idma lagi.

Senada, Waketum III Mahfudin Joey mengaku, keberadaan Waketum-waketum di tubuh KONI Kota Tangsel, tidak pernah dianggap oleh para pengurus, termasuk dengan Ketua Umum. “Kalau boleh bicara, selama ini, tanpa wakil pun cukup. Dari Ketua Umum langsung ke bidang. Artinya Wakil ini tuh hanya nama. Jadi selama ini, ya seperti itu ada dan tidak ada” ungkap Joey.

Terpisah, Ketum KONI Kota Tangsel, Hamka Handaru membantah seluruh pernyataan dan alasan para Waketum, di proses pengunduran diri mereka. “Sebenarnya, teman-teman yang mundur ini juga selama ini keaktifannya sangat kurang. Karena bisa kita lihat juga dari tingkat kehadiran mereka. Memang jarang bisa membersamai kita,” papar Hamka.

Hamka memastikan, organisasi tetap berjalan. “Kemudian dengan mundurnya kawan-kawan, sekali lagi kita, organisasi ini tetap berjalan, tetap solid. Tadi kita rapat pimpinan plus dengan beberapa kawan-kawan bidang,” terangnya.

Ari Kristianto

Recent Posts

Praktisi Hukum Tantang APH Buka Kasus Penggelapan Oknum Pegawai Perumda TB

POSRAKYAT.ID - Praktisi Hukum dari Universitas Pamulang (Unpam) Andre Scondery mengungkapkan, kasus dugaan penggelapan yang…

21 jam ago

Pemerintah Kota Tangerang Selatan Terus Evaluasi Pelayanan Publik

POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) akan terus mengevaluasi…

3 hari ago

Kota Pagar Alam ‘Intip’ Digitalisasi Pengelolaan PAD di Tangerang Selatan

POSRAKYAT.ID – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan Rahayu Sayekti menyatakan, pihaknya kedatangan…

3 hari ago

Tangsel One, Platform Pelayanan Publik yang Bakal Dilengkapi AI

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Komifo Kota Tangsel Tb. Asep Nurdin menyatakan, platform pelayanan publik Tangsel…

3 hari ago

Dugaan Penggelapan Oknum Pegawai Tirta Benteng, Joko Surana Irit Bicara

POSRAKYAT.ID - Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana, enggan menanggapi soal kasus dugaan penggelapan…

6 hari ago

Operasi Asap Bea Cukai, Amankan Rokok Ilegal Senilai Rp12,68 Miliar

POSRAKYAT.ID - Direktur Jenderal Bea Cukai Letjen (Purn) Djaka Budhi Utama mengungkapkan, hasil Operasi Asap…

6 hari ago

This website uses cookies.