Angka tersebut (Rp3 miliar per tahun), berdasarkan data kendaraan yang mencapai 3000 lebih, kala melakukan uji KIR. “Sejak pemberlakuan uji KIR gratis, antusiasme masyarakat menurun. Data menunjukkan penurunan sekitar 2.000 hingga 3.000 kendaraan per tahun,” papar Heris.
Heris berharap, kesadaran para perusahaan angkutan barang maupun penumpang, dapat lebih meningkat karena pemerintah telah mengratiskan uji KIR.
Tak hanya itu, kesadaran uji KIR juga dapat mencegah meningkatkan angka kecelakaan, khususnya pada kendaraan-kendaraan angkutan. “Ini penting untuk keselamatan lalu lintas, terutama bagi kendaraan berat seperti bus dan truk. Kita tidak ingin terjadi kecelakaan akibat rem tidak layak, atau kendaraan tidak aman,” tandas Heris.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan,…
POSRAKYAT.ID - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah milik Pemerintah Kota…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten kembali menerbitkan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendarlin mengungkapkan, pihaknya telah berhasil melakukan…
POSRAKYAT.ID - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang menggelar Kick Off Pembangunan Zona…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Ayep Jajat Sudrajat mengaku, sepanjang 2026, pihaknya…
This website uses cookies.