“Dalam banyak kasus, mereka tidak bisa betul-betul netral, tidak bebas menentukan, terlalu banyak pengaruh dari luar yang mereka adopsi,” ungkap Jerry.
Jerry menjabarkan, permasalahan yang melanda dan membuat penyelenggara-penyelenggara Pemilu, ‘tersandera’ oleh ‘bantuan-bantuan’ penguasa.
“Jadi lebih banyak lepas tangan. Misalnya kasus itu (pelanggaran) berat, tapi dalam nuansa politiknya terlalu besar. Dan itu yang terjadi. Saya kira, tren seperti ini akan semakin kuat. Akan makin banyak ke depan, terutama dalam Pilkada 2024 ini,” tandas Jerry.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan,…
POSRAKYAT.ID - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah milik Pemerintah Kota…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten kembali menerbitkan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendarlin mengungkapkan, pihaknya telah berhasil melakukan…
POSRAKYAT.ID - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang menggelar Kick Off Pembangunan Zona…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Ayep Jajat Sudrajat mengaku, sepanjang 2026, pihaknya…
This website uses cookies.