Salah satu kebijakannya, lanjut Ayu, bantuan pendapatan keluarga miskin dalam bentuk bantuan sosial.
“Kuncinya, di data kelompok sasaran yang valid, koordinasi antar OPD dan kolaborasi stakeholder lainnya,” tambahnya.
Terpisah, Anggota DPRD Kota Tangsel dari Fraksi PSI Alexander Prabu menyatakan, kemiskinan ekstrem terjadi karena tiga hal.
“Pendapatan yang minim, kurangnya pendidikan, dan kurang terbukanya lapangan pekerjaan,” ujar Alex.
Secara jangka pendek, Pemkot harus mendata betul. Di kelurahan mana, RT/RW mana, lalu data. Terkadang bantuan tidak tepat sasaran,” tandasnya.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan,…
POSRAKYAT.ID - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah milik Pemerintah Kota…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten kembali menerbitkan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendarlin mengungkapkan, pihaknya telah berhasil melakukan…
POSRAKYAT.ID - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang menggelar Kick Off Pembangunan Zona…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Ayep Jajat Sudrajat mengaku, sepanjang 2026, pihaknya…
This website uses cookies.