Berdasarkan informasi tersebut, polisi kemudian mencari keluarga korban.
“Jadi keluarganya pun tidak tahu kalau Asril jadi korban pembunuhan,” tegas Zain.
Akhirnya dilakukan dites DNA dengan mengambil sampel dari keluarga kandungnya, hasil tes menyatakan DNA korban dengan kakak dan adiknya identik,” tuturnya lagi.
Zain menambahkan, pihaknya sempat kesulitan dalam mengungkap identitas korban.
Pasalnya, sambungnya, kondisi tubuhnya sudah tidak bisa dikenali.
Tangannya sudah hancur dan kepalanya tinggal tengkorak. Informasi hanya berbekal tato korban yang kemudian disebarkan.
POSRAKYAT.ID — Politisi Partai Gerindra Kota Tangsel, Maria Teresa Suhardja mengatakan, sebagai upaya penguatan literasi…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan maraknya bangunan di…
POSRAKYAT.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan Bani Khosyatullah menuturkan, pihaknya menggelar…
POSRAKYAT.ID - Tokoh Provinsi Banten Embay Mulya Syarief mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, harus lebih…
POSRAKYAT.ID — Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten Najib Hamas menegaskan, pergantian M.…
POSRAKYAT.ID – Salah seorang jemaah umrah, Dendy Pradana mengaku telah melaporkan pengelola travel PT Solusi…
This website uses cookies.