Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana. (Foto: Dok Net)
POSRAKYAT.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah melakukan pengusutan tentang adanya dugaan korupsi dalam impor garam.
Direktur PT Central Pertiwi Bahari berinisial AZD diperiksa Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejagung.
AZD diperiksa terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas impor, yang terjadi pada tahun 2016 sampai dengan 2022.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menjelaskan, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat bukti-bukti, dan melengkapi berkas perkara terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi.
“(Pemeriksaan saksi) Dalam hal pemberian fasilitas impor garam industri pada tahun 2016 sampai dengan 2022,” ucapnya dikutip Posrakyat.id dari website Kejaksaan, Rabu 2 November 2022.
Pemeriksaan saksi, di Kejaksaan Agung telah mengikuti protokol kesehatan.
Terhadap para saksi yang diperiksa, dan para tim yang terlibat dalam pemeriksaan tersebut, telah menerapkan 3M.
POSRAKYAT.ID — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, kepengurusan organisasi…
POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas…
POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Banten terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri dalam negeri melalui pemberian…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan pemasangan kabel optik,…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau…
POSRAKYAT.ID - Oknum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut-sebut terlibat dalam perusakan fasilitas…
This website uses cookies.