Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin. (Foto: Dok Kemenag RI)
POSRAKYAT.ID – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Masyarakat (Bimas) Islam pada Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin meminta agar di tahun politik 2024 mendatang, tidak ada yang menggunakan sarana tempat ibadah, layaknya Masjid, menjadi lokasi kampanye.
Menurut Kamaruddin, tindakan itu (kampanye di Masjid), akan menimbulkan perpecahan bagi umat. Apalagi, tambahnya, alih-alih menggunakan media tabloid dan sejenisnya.
“Tabloid yang kira-kira berpotensi menghasut memecah belah sebaiknya jangan,” tegas Kamaruddin, dikutip Kamis 29 September 2022.
Karena itu sangat tidak produktif untuk Indonesia kita,” sambung Kamaruddin.
Diketahui, berdasarkan informasi yang beredar, pernyataan Dirjen Bimas Islam itu, menanggapi tabloid yang tersebar di Masjid, belakangan ini.
Hal itu, imbuh Kamaruddin, dimungkinkan Kemenag membuat langkah aturan, terkait pelarangannya.
Kamaruddin menegaskan, Masjid adalah tempat suci, dan penting bagi umat Islam.
“Mungkin (akan dibuat aturan). Kita akan coba lihat. Kita akan tindak lanjuti karena sekali lagi masjid ini sangat penting sangat strategis. Tidak boleh masjid dijadikan tempat untuk memecah umat,” tuturnya.
Ia melanjutkan, Kemenag juga memiliki strategi untuk menghilangkan bau politik, dan tindakan kampanye di lingkungan masjid.
Seperti, lanjutnya, menyebarkan tabloid berisi unsur-unsur keagamaan.
POSRAKYAT.ID — Dalam pemaparan literasi keluarga berintegritas di Tangsel, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK…
POSRAKYAT.ID - Kabar tak sedap beredar di Instansi Kejaksaan, di mana beredar informasi adanya oknum…
POSRAKYAT.ID - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang, melakukan…
POSRAKYAT.ID - Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kunto Ariawan…
POSRAKYAT.ID - Grab Indonesia memberangkatkan 105 mitra pengemudi untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.…
POSRAKYAT.ID – Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel turut…
This website uses cookies.