Politik

Tangsel Belum Jadi Kota Ramah Anak

POSRAKYAT.ID – Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ciputat Aulia Rionaldi Akbar Camil menyatakan, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum sepenuhnya menjadi kota yang ramah anak dan perempuan.

Hal itu, kata Aulia, merujuk kepada kejadian pemerkosaan dan ancaman pembunuhan, yang diterima Anggrek (bukan nama sebenarnya), yang berusia 9 tahun, di bilangan Ciputat, Kota Tangsel, beberapa hari lalu.

“Tangsel belum menjadi kota yang ramah terhadap anak dan perempuan, terbukti dengan kasus pelecehan (yang dialami Anggrek) ini,” tegas Aulia kepada posrakyat.id, Rabu 14 September 2022.

Dalam video yang diterima redaksi, tampak bahwa seorang pria mengendarai motor tampak memantau situasi. Tak lama berselang, Anggrek yang menggunakan sepeda disinyalir dihadang oleh pria tersebut.

“Untuk kesekian kalinya terjadi kasus yang menyayat hati. Kami meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) agar lebih serius menangani permasalahan ini. Perlu adanya kolaborasi antara Pemkot, kepolisian, serta masyarakat agar keamanan, ketertiban masyarakat (Kantibmas) di Tangsel, terwujud,” kesal Aulia.

Aulia menerangkan, saat ini kondisi dari Anggrek tengah masa pemulihan. Anggrek, kata Aulia, sudah menjalani rawat jalan di RSUD Tangsel, dan hingga 10 hari ke depan, terus melakukan check up.

“Kondisi korban sedang dalam pemulihan dan sudah rawat jalan di RSUD Tangsel. Dijadwalkan 10 hari kedepan check up,” terangnya.

Pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), sudah menghubungi orang tua korban untuk dijadwalkan konsultasi,” tambahnya.

Melihat rendahnya pengawasan dan kepedulian lingkungan terhadap perlindungan anak, ungkap Aulia, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait, guna pencegahan di kemudian hari.

“PSI akan berkordinasi dengan pejabat di wilayah setempat, untuk memperketat penjagaan. Kami juga akan melakukan sosialisasi untuk pencegahan hal serupa,” ungkap Aulia.

Kami juga meminta pihak Polsek Ciputat Timur untuk menerjunkan timsus/tim reaksi cepat yang bekerja sama dgn RT/RW guna pengamanan wilayah. Serta kepada pihak sekolah agar melakukan kontrol yg lebih ketat di pintu gerbang sekolah saat jam sekolah berakhir,” tandas Aulia.

Ari Kristianto

Recent Posts

Kongres PSSI Banten, Pilar Saga Ichsan Dorong Klub Tanah Jawara di Kompetisi Nasional

POSRAKYAT.ID – Ketua Asprov PSSI Banten Pilar Saga Ichsan menyatakan, pihaknya optimistis klub asal Banten,…

4 hari ago

Bedah Rumah Berlanjut, Benyamin Davnie Targetkan 329 Unit RTLH di 2026

POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan, pihaknya akan melanjutkan program bedah…

4 hari ago

Dehar Fest SMPN 8 Tangerang Selatan, Beri ‘Perpisahan’ Berkesan

POSRAKYAT.ID – Ketua Pelaksana Dekotas Harmoni Festival (Dehar Fest) SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan,…

5 hari ago

Stagnasi Kepemimpinan di Tangsel, Dodi Prasetya: Minim Regenerasi Hambat Kinerja Birokrasi

POSRAKYAT.ID – Pengamat dari LBH Tridharma Indonesia, Dodi Prasetya Azhari mengungkapkan, stagnasi kepemimpinan di Kota…

5 hari ago

Bapenda Sebut Kebijakan WFH Pengaruhi Pendapatan di Tangerang Selatan

POSRAKYAT.ID – Kepala Bapenda Kota Tangerang Selatan Eki Herdiana menyatakan, di semester pertama, penerimaan pajak…

5 hari ago

Bangunan KUA Memprihatikan, DPRD Kota Tangerang Singgung Penyerahan Aset

POSRAKYAT.ID - Anggota DPRD Kota Tangerang Saiful Milah menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) harus segera memberikan…

6 hari ago

This website uses cookies.