Birokrasi

Wacana RSUD Tigaraksa, DPRD Tuding Pemkab Hanya Buang Anggaran dan Bagi Jabatan

POS RAKYAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewacanakan pembangunan RSUD Tigaraksa. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kholid Ismail menuding, wacana tersebut hanya buang anggaran dan bagi-bagi jabatan.

Tanggapan Politisi PDI Perjuangan itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, kata Kholid, merujuk pelayanan dan fasilitas beberapa RSUD milik Pemkab saat ini, masih jauh dari kata maksimal.

“Rencana pembangunan rumah sakit tentu harus didukung oleh semua pihak. Tidak hanya itu, kajian terkait pembangunan rumah sakit tersebut juga harus dilakukan secara matang oleh pemerintah daerah,” kata Kholid, Selasa 2 Agustus 2022.

Faktanya tidak demikian, di RSUD Pakuhaji saat ini tersedia 30 dokter spesialis. Namun, kerja mereka tidak maksimal, karena belum didukung dengan fasilitas dan sarana prasarana yang memadai,” ujarnya lagi.

Buat apa bangun RSUD lagi, sementara yang ada tidak dimaksimalkan. Jangan sampai buang-buang anggaran untuk bangun RSUD. Apalagi cuma untuk bagi-bagi jabatan saja,” lanjutnya.

Kholid mengungkapkan, saat ini Pemkab Tangerang telah memiliki tiga RSUD, yang tersebar guna pelayanan masyarakat.

Sebagai contoh, RSUD Tangerang yang berada di Kota Tangerang untuk melayani masyarakat Kabupaten Tangerang dari wilayah tengah, sebagian wilayah Selatan, sebagian masyarakat pantura dan masyarakat Kota Tangerang itu sendiri.

Ada lagi, lanjut Kholid, RSUD Balaraja untuk melayani masyarakat wilayah Barat dan sebagian wilayah Selatan. Sedangkan RSUD Pakuhaji dibangun untuk melayani masyarakat wilayah Utara.

Dirinya menegaskan, wacana pembangunan RSUD Tigaraksa, nantinya akan bernasib sama seperti RSUD Pakuhaji. Dimana, imbuhnya, saat ini hanya terdapat 100 kunjugan pasien dalam sehari.

Sementara sumber daya manusia (SDM) yang ada, tidak dimanfaatkan dengan baik lantaran minimnya fasilitas yang tersedia.

“Kalau kunjungannya cuma 100 pasien per hari, saya pikir masih bisa tercover dengan memaksimalkan layanan puskesmas-puskesmas di wilayah sekitar,” tegas Kholid.

“Mestinya dimaksimalkan dulu RSUD yang ada. Karena membangun RSUD memakan biaya puluhan bahkan ratusan miliar,” tandas Kholid.

Admin

Recent Posts

CVC ke PT Panarub, Bea Cukai Tangerang Perkuat Kemitraan dengan Industri Ekspor

POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Tangerang melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke PT Panarub Industry,…

3 hari ago

Sigap Atasi Kemacetan, Dinas Perhubungan Kota Tangerang Pantau Lalin Berbasis Teknologi

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely mengungkapkan, dalam upaya mengatasi kemacetan lalu…

5 hari ago

Sebut Proyek ‘Roro Jonggrang’, Warga Kompak Tolak Pembangunan SMPN 25 Tangsel

POSRAKYAT.ID - Warga Perumahan Bukit Nusa Indah (BNI) Ciputat, Kota Tangsel menolak wacana pembangunan SMPN…

6 hari ago

Susur Sungai Ciputat, Lurah Cipayung Temukan ‘Biang Kerok’ Banjir

POSRAKYAT.ID - Lurah Cipayung Dini Nurlianti mengungkapkan, sejumlah titik di Sungai Ciputat, mengalami pendangkalan akibat…

7 hari ago

Pesan Bambang Noertjahjo Kepada Puluhan Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

POSRAKYAT.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan, dana santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada…

1 minggu ago

AKT Geber Proyek Pengelolaan Air di Kota Tangerang, Kepala BPKD Masih Bungkam

POSRAKYAT.ID - PT Air Kota Tangerang (AKT) telah melaksanakan proyek pembangunan pengelolaan air bersih yang…

2 minggu ago

This website uses cookies.