POSRAKYAT.ID – Jelang peringatan Hari Anak Nasional, Juli 2026 mendatang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berupaya dalam penanganan stunting, dan kesadaran pola hidup sehat kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendarlin menyatakan, dalam rangka optimalisasi menekan angka stunting, pihaknya meminta kolaborasi dari seluruh stakeholder, khususnya perangkat-perangkat dinas, di lingkungan Pemerintah Kota.
“Stunting itu, harus kita selesaikan oleh multisektor. Jadi memang kita harus kolaborasi lintas sektor, lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) gitu ya. Dan juga dari segi kader kesehatan, temen-temen semuanya harus bergerak secara bersama-sama,” ujar Allin, Senin 22 Juni 2026.
Menurut Allin, pihaknya memiliki target penurunan stunting, hingga 7,5 persen. “Yang harus menjadi perhatian kita, adalah bagaimana stunting target kita tahun ini yang angka 7,5 ini harus bisa tercapai,” bebernya.
Dinas Kesehatan juga tengah bersiap menghadapi survei gizi nasional, yang akan terlaksana dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan memang terlaksana,” ucapnya.
Saat ini, berbagai langkah telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat, khususnya guna mencegah stunting dan masalah kesehatan lainnya.
“Pemberian tablet tambah darah untuk remaja, kemudian juga ibu hamil. Bagaimana memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan enam kali untuk periksa kehamilan. Bagaimana gizinya. Kemudian pada saat balita juga bagaimana ASI eksklusifnya, imunisasinya,” ungkap Allin lagi.
Untuk kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota juga telah melakukan beberapa upaya, di masing-masing perangkat daerah. “Semua upaya dan dari lintas OPD pun banyak ya. Mulai bedah rumah, bantuan sosial,” lanjutnya.
Jadi tinggal bagaimana nanti kita terus meningkatkan kolaborasi ini. Kemudian supporting dari anggaran. Supporting dari masyarakat, dari pemangku kepentingan, dan lain-lainnya juga sangat perlu,” tukasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, dua hal masih menjadi perhatian dari Pemerintah Kota. “Stuntingnya. Yang kedua angka harapan hidup. Kita naik terus angka harapan hidup dari tahun ke tahun dan itu tercapai. Sekarang, angka harapan hidup itu 76 tahun lebih,” kata Benyamin.
Artinya kesehatannya baik, suplai makanan dan minumannya baik. Lingkungannya terkendali, dan seterusnya. Kita intervensi. Makanya, Pak Wakil (Pilar Saga Ichsan) saya tugaskan menjadi ketua tim percepatan penurunan stunting dengan seluruh OPD yang tergabung, tambah Benyamin lagi.
POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, menghadiri pembukaan Warkopolim Bintaro milik Gofar…
POSRAKYAT.ID - Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Tangsel Lilik Hanafi, optimis dapat meraih…
POSRAKYAT.ID - Berdasarkan data dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP), Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menganggarkan belanja…
POSRAKYAT.ID - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten, menerbitkan perizinan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor…
POSRAKYAT.ID - Praktisi Hukum dari Universitas Pamulang (Unpam) Andre Scondery mengungkapkan, kasus dugaan penggelapan yang…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) akan terus mengevaluasi…
This website uses cookies.