Rabu, Mei 13, 2026

Kongres PSSI Banten, Pilar Saga Ichsan Dorong Klub Tanah Jawara di Kompetisi Nasional

POSRAKYAT.ID – Ketua Asprov PSSI Banten Pilar Saga Ichsan menyatakan, pihaknya optimistis klub asal Banten, mampu bersaing dan meraih prestasi pada kompetisi nasional musim ini.

Penyataan Pilar Saga itu,  usai menggelar Kongres PSSI Banten, bersama jajaran PSSI Pusat, sebagai bagian dari tahapan organisasi menjelang pemilihan kepengurusan baru.

“Agenda hari ini adalah Kongres Biasa dengan agenda pengangkatan Komite Pemilihan, dan Komite Banding Pemilihan,” kata Pilar, Rabu 13 Mei 2026.

Pilar menjelaskan, pelaksanaan Kongres Biasa, merupakan tahapan wajib organisasi sebelum Kongres Luar Biasa (KLB), untuk pemilihan kepengurusan baru Asprov PSSI Banten.

Namun, lanjutnya, jadwal pelaksanaan KLB masih menunggu arahan resmi dari PSSI pusat. “Kalau pemilihan nanti extra ordinary congress itu, kami menunggu pengarahan lebih lanjut dari PSSI,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Gizi Nasional, Kolaborasi Tekan Stunting di Tangerang Selatan

Pilar juga menyebut, masa jabatannya sebagai Ketua Asprov PSSI Banten akan berakhir pada 15 Juni 2026. “Kami berharap (klub sepak bola di Banten) menunjukkan prestasi terbaik. Kalau bisa ya juara umum,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekjen PSSI Pusat Yunus Nusi mengapresiasi kinerja PSSI Banten, yang dinilai aktif menjalankan program pembinaan sepak bola di daerah.

Menurutnya, berbagai agenda seperti Liga 4, turnamen Suratin, pelatihan pelatih, hingga pelatihan wasit, telah berjalan baik dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten, dan DPRD Banten.

“PSSI Banten, secara keseluruhan menyelenggarakan program-program yang PSSI Pusat. Ini menunjukkan organisasi berjalan dengan baik,” kata Yunus.

Yunus juga menilai, Banten memiliki potensi besar menjadi kekuatan sepak bola nasional. Sebab, sambungnya, memiliki infrastruktur stadion dan keberadaan klub profesional seperti Dewa United, Persita Tangerang, dan Adhyaksa.

Baca Juga :  Rumah Nenek di Tangsel Rusak, Terima Bantuan Hanya 15 Juta

Meski demikian, Yunus menekankan, pentingnya pembinaan usia dini. Agar semakin banyak pemain asal Banten, yang mampu menembus Tim Nasional Indonesia. “Kita berharap ada anak-anak Banten yang menjadi pemain Timnas,” terangnya.

Selain itu, Yunus meminta, pemerintah daerah turut memberikan dukungan terhadap klub-klub lokal, terutama dalam penyediaan fasilitas dan penggunaan stadion dengan biaya terjangkau.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer