Politik

Dikepung Banjir, Adib Miftahul: Wali Kota Serang Jangan Genit di Medsos

POSRAKYAT.ID – Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul menyebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi, harus memiliki solusi bagi permasalahan warga saat ini.

Menurutnya, saat Budi Rustandi ‘menawarkan’ diri menjadi Kepala Daerah, ia bersama Nur Agis Aulia harus menjadi problem solver, bukan hanya ‘genit’ di media sosial (Medsos).

“Pertama, menurut saya Wali Kota ini gagap dengan jabatannya. Akhirnya bikin kebijakan-kebijakan itu, memang pencitraan kebijakan. Maksudnya, biar dia terlihat kerja, tapi kenyataannya tidak solutif,” ujar Adib, Rabu 14 Januari 2026.

Budi Rustandi, sambung Adib, tampak masih bingung dengan grand desain terhadap Kota Serang sendiri. “Budi Rustandi keliatannya bingung dengan desain Kota Serang, yang mau dibawa kemana prioritas pembangunannya,” ungkapnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, hingga kini belum menentukan arah kebijakan prioritas bagi masyarakatnya. “Seperti banjir, indeks pembangunan manusia, akses kesehatan, akses pendidikan itu akhirnya apa, lambat bergeraknya,” tegas Adib.

Adib sendiri menyinggung, manakala di media sosial, Budi Rustandi ‘menyalahkan’ drainase yang menyempit. “Kalau Wali Kota Serang hari ini cuma nyalahin selokan, mendingan tanya sama tukang taman aja, enggak usah jadi Wali Kota,” bebernya.

Dia kan punya kekuasaan, punya anggaran, harusnya kerjain, kan begitu. Kalau dia cuma nyalahin selokan, mendingan jadi tukang bangunan aja. Wali Kota Serang mirip Ketua RT kalau kerjaannya kayak begitu,” tambah Adib.

Belum lagi, lanjut Adib, Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, hingga kini belum juga tampak geliat pembangunan yang maksimal.

“Saat ia dan Nu Agis Aulia dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, mereka harus menjadi pemecah kebuntuan. Kalau sampai sekarang Kota Serang itu, begitu-begitu aja, berarti Wali Kota dan Wakil Wali Kotanya gagap, kagetan jadi Kepala Daerah,” terang Adib.

Anda sudah harus mempunyai solusi untuk berbuat kepada rakyat. Enggak ada lagi istilah magang, istilah gagap. Apalagi cuman genit di media sosial. Mendingan jadi influencer aja kalau begitu,” tandas Adib.

Ari Kristianto

Recent Posts

Kepala Dinas Pendidikan Tangsel Apresiasi Yayasan Balapentas Madani Peduli

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengaku, kehadiran Yayasan Balapentas…

3 hari ago

Lewat TSLP, Perumdam TKR Fasilitasi Sambungan Air Bersih bagi Masjid di Kabupaten Tangerang

POSRAKYAT.ID – Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP), Perusahaan Umum Daerah Air…

5 hari ago

Pemkot Tangsel Minta Wartawan Beritakan Fakta, Kominfo: Jangan Takut

POSRAKYAT.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tubagus Asep Nurdin menegaskan, wartawan memiliki peran…

6 hari ago

DKM Al-Anshor Bea Cukai Tangerang Gelar Kegiatan Keagamaan dan Sosial

POSRAKYAT.ID – DKM Al-Anshor Bea Cukai Tangerang menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial selama bulan…

6 hari ago

Bea Cukai Banten Dukung Kelancaran IFEX 2026 Melalui Fasilitas TPPB

POSRAKYAT.ID – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), bekerja sama dengan Dyandra Promosindo, menyelenggarakan…

1 minggu ago

Kantor Pertanahan Tangerang Selatan Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

POSRAKYAT.ID — Kepala Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Seto Apriyadi mengungkapkan, pihaknya terus…

1 minggu ago

This website uses cookies.