Birokrasi

Bina Redkar Serpong, Badrussalam: Masyarakat Sudah Cinta Damkar

POSRAKYAT.ID – Anggota DPRD Kota Tangsel, dari Fraksi Golkar, Badrussalam mengungkapkan, sebagai upaya preventif dalam rangka antisipasi kejadian kebakaran, para relawan damkar (Redkar), perlu mendapatkan pembinaan, dan penguatan di wilayah.

Sebagai salah seorang narasumber, dalam gelaran pembinaan peningkatan kapasitas anggota Redkar, di Kecamatan Serpong, Badrussalam mengaku, masyarakat sangat perlu mendapatkan edukasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

“Prinsipnya masyarakat sudah cinta sama Damkar (DPKP). Asal cintanya (masyarakat) jangan bertepuk sebelah tangan. Artinya, damkar dan jajaran, Pemerintah Daerah (Pemda) itu harus support. Makanya pelatihan seperti ini penting, bagaimana menyiapkan cinta masyarakat,” ujar Badrussalam, Kamis 20 November 2025.

Dalam pembinaan tersebut, Badrussalam juga menyatakan, banyak fasilitas yang perlu diberikan kepada masyarakat. Bahkan, sambungnya, banyak penemuan ular di Kota Tangsel.

“Tadi banyak misalnya minta stik ular, karena memang banyak ular di Tangsel. Terus mesin potong, karena banyak, pohon-pohon yang tumbang itu kan harus kita tangani. Handy Talkie (HT) memang itu yang paling banyak permohonan,” jelas Badrussalam.

Jadi, prinsipnya kami meminta kepada Pemerintah Kota, untuk lebih memperhatikan Damkar ini. Karena, animo masyarakat terhadap keberadaan damkar sangat positif. (Damkar) Lembaga yang menempati kepercayaan publik paling tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPKP Kota Tangsel Ahmad Dohiri menuturkan, pelatihan dan pembinaan terhadap Redkar itu, dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam memahami upaya-upaya preventif bencana kebakaran.

“Juga meningkatkan keterampilan skill di dalam bagaimana dia melakukan penanggulangan kebakaran. Itu intinya. Meningkatkan kapasitas pribadinya sebagai anggota Redkar, masyarakat tahu apa tugas dan kewajibannya,” papar Dohiri.

Dohiri menjelaskan, terdapat beberapa tugas pokok fungsi para Redkar. “Ada pra kebakaran, ada pada saat kebakaran, dan ada pasca kebakaran. Nah, peran Redkar di dalam pra kebakaran ini seperti sekarang. Pelatihan, meningkatkan kapasitas, kemudian pengetahuan, simulasi,” bebernya.

Lalu, pada saat kebakaran, tugasnya adalah melakukan koordinasi dan telepon ke darurat Damkar terutama. Kedua, melakukan upaya pemadaman dini, sebisa mungkin. Ketiga, ketika Damkar datang, dia membantu petugas Damkar untuk pengamanan lingkungan, supaya masyarakat tidak berkumpul, dan mengganggu jalannya mobil Damkar,” tandas Dohiri.

Dion Prasetyo

Recent Posts

DJBC Provinsi Banten Dorong UMKM Siap Ekspor Lewat Sekolah Jawara Ekspor

POSRAKYAT.ID – DJBC Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Banten, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM…

2 hari ago

Penghargaan Pemkot Tangsel Jadi Stimulan Enam Kelurahan Terbaik Soal Musrenbang

POSRAKYAT.ID – Kepala Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Fuad mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan penghargaan…

3 hari ago

RKPD 2027, Pemkot Tangerang Selatan Sibuk Wacana?

POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) akan memformulasikan Rencana…

3 hari ago

KSAP DPR RI Lakukan Studi Tiru WBBM ke Bea Cukai Banten

POSRAKYAT.ID – Biro Kerja Sama Antar Parlemen dan Organisasi Internasional (KSAP OI) Dewan Perwakilan Rakyat…

4 hari ago

Evaluasi Kinerja Sekolah, Soroti Kasus Kekerasan Anak di Tangerang Selatan

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni menyatakan, pihaknya terus…

4 hari ago

Arief Muhammad Mentori Ratusan Pelaku Ekraf Tangerang Selatan, Pilar: Jadi Goal-nya RPJMD

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyatakan, keberhasilan ekonomi kreatif…

6 hari ago

This website uses cookies.