Ilustrasi. (foto: Dok Net)
POSRAKYAT.ID — Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono membenarkan adanya penemuan mortir seberat 52 kilogram, di wilayah Ciater, Serpong, Kota Tangsel, Rabu 2 Juni 2025 malam.
Dua pria yang menemukan mortir tersebut, lanjut Kapolsek, bermaksud menjualnya ke lapak besi tua (rongsok) milik H.
“Besi tersebut terbungkus dalam karung. Beratnya 52 kilogram. H ini menimbang, dan memberikan uang kepada dua orang pemulung itu seharga Rp230 ribu, tanpa melihat isi di dalamnya,” ujar Suhardono.
Pada saat membuka karung, H terkejut menemukan benda mencurigakan yang diduga mortir. Ia pun segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Serpong.
“Dari laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Pada pukul 21.10 WIB, Tim Gegana Polda Metro Jaya tiba di lokasi, dengan satu unit kendaraan taktis,” ucapnya.
Tim Gegana Polda Metro langsung mengamankan terhadap mortir yang ada. “Tim Gegana langsung melakukan pemeriksaan terhadap dua barang bukti,” ungkap Kapolsek.
Ukuran mortir pertama berukuran panjang 30 cm, dan lebar 10 cm. Mortir kedua berukuran panjang 60 cm, dan lebar 15 cm,” sambung Suhardono.
Suhardono menjelaskan, setelah proses identifikasi, Tim Gegana langsung mengamankan dan membawa ke Markas Datasemen Gegana Polda Metro Jaya, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memastikan, pembangunan Fasilitas pemulihan material (MRF) di Tempat…
POSRAKYAT.ID - Dalam upaya memberantas peredaran rokok ilegal di Provinsi Banten, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal…
POSRAKYAT.ID — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Ahmad…
POSRAKYAT.ID – Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kota Tangerang Selatan Firmanto mengaku, sebagai…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengaku, kehadiran Yayasan Balapentas…
POSRAKYAT.ID – Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP), Perusahaan Umum Daerah Air…
This website uses cookies.