“Tidak lepas juga dari kegagalan partai politik. Karena kan mereka tidak bisa menyelami hati masyarakat, keinginan masyarakat terkait dengan sosok yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Seperti (terjadi) di beberapa daerah yang kotak kosong menang, sementara (lawannya) petahana, ini kan memalukan,” tegasnya.
Selain itu, katanya lagi, masyarakat menganggap program-program dari calon kepala daerah juga hanya sebagai ‘janji kosong’. “Visi-misinya, program-programnya mungkin tidak sesuai dengan harapan. Jadi hanya sesuatu yang normatif,” ungkapnya.
Masyarakat melihat visi-misi, program-program itu tidak sesuai dengan harapan mereka. Tidak sesuai dengan harapan masyarakat, tidak menjawab persoalan-persoalan yang selama ini ada di masyarakat,” lanjut Fernando.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dalam audiensi bersama Asosiasi Industri…
POSRAKYAT.ID - Tempat Penyelenggaraan Pameran Berikat (TPPB), di kawasan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK…
POSRAKYAT.ID - Manajer Operasional PT. Biotek Saranatama, Luki mengaku, lokasi yang terbakar di Taman Tekno…
POSRAKYAT.ID - Pasca kebakaran sebuah gudang bahan kimia yang terjadi di Taman Tekno beberapa waktu…
POSRAKYAT.ID - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, mendorong budidaya maggot sebagai saah satu solusi pengelolaan sampah…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosiyatullah mengaku, terus melakukan…
This website uses cookies.