“Tidak lepas juga dari kegagalan partai politik. Karena kan mereka tidak bisa menyelami hati masyarakat, keinginan masyarakat terkait dengan sosok yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Seperti (terjadi) di beberapa daerah yang kotak kosong menang, sementara (lawannya) petahana, ini kan memalukan,” tegasnya.
Selain itu, katanya lagi, masyarakat menganggap program-program dari calon kepala daerah juga hanya sebagai ‘janji kosong’. “Visi-misinya, program-programnya mungkin tidak sesuai dengan harapan. Jadi hanya sesuatu yang normatif,” ungkapnya.
Masyarakat melihat visi-misi, program-program itu tidak sesuai dengan harapan mereka. Tidak sesuai dengan harapan masyarakat, tidak menjawab persoalan-persoalan yang selama ini ada di masyarakat,” lanjut Fernando.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan pemasangan kabel optik,…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau…
POSRAKYAT.ID - Oknum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut-sebut terlibat dalam perusakan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudin mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) siap memberikan…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudin mengungkapkan, lebih dari 1600 Keluarga Penerima…
POSRAKYAT.ID - Muhammad Zaky atau yang akrab dengan sapaan Zaky Ramli, telah menerima surat keputusan…
This website uses cookies.