Airin Rachmi Diany. (Foto: Dok Net)
POSRAKYAT.ID – Pengamat Politik Ujang Komarudin berpendapat, jika Airin Rachmi masuk dalam radar Kabinet Prabowo-Gibran, Menteri bidang pemberdayaan perempuan, menjadi suatu posisi yang paling cocok.
Bukan tanpa alasan, tutur Ujang, Airin yang saat ini duduk sebagai Ketua Umum (Ketum) Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), tentunya sangat mengerti apa yang menjadi persoalan perempuan, di Tanah Air.
“Selama ini kan Menteri Pemberdayaan Perempuan tidak ada geregetnya, kurang greget gitu ya. Kalau yang gereget ya Airin kalau seandainya itu (masuk radar Kabinet Prabowo-Gibran). Cocok itu,” kata Ujang, Selasa 20 Agustus 2024.
Selain itu, sambungnya, figur Airin Rachmi dalam membawa kemenangan Pemilihan Legislatif (Pileg) Februari lalu, menjadi salah satu daya tarik, juga nilai Mantan Wali Kota Tangsel tersebut.
“Karena suara di Pileg bagus, itu tinggi. Dia Ketua KPPG ya di Golkar, itu juga menjadi sebuah catatan penting atau hal yang penting, dan kelebihan Airin,” tegas Ujang.
Kalau saya sih melihatnya, cocok ya tadi Menteri Pemberdayaan Perempuan. Track record yang cocok itu tadi, bisa memberdayakan perempuan-perempuan Indonesia,” tambahnya.
Sebelumnya, Ujang pun sempat menyatakan, Bakal Calon Gubernur dari Partai Golkar Airin Rachmi, tidak akan maju di Pilkada Banten.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID – Ketua Asprov PSSI Banten Pilar Saga Ichsan menyatakan, pihaknya optimistis klub asal Banten,…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan, pihaknya akan melanjutkan program bedah…
POSRAKYAT.ID – Ketua Pelaksana Dekotas Harmoni Festival (Dehar Fest) SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan,…
POSRAKYAT.ID – Pengamat dari LBH Tridharma Indonesia, Dodi Prasetya Azhari mengungkapkan, stagnasi kepemimpinan di Kota…
POSRAKYAT.ID – Kepala Bapenda Kota Tangerang Selatan Eki Herdiana menyatakan, di semester pertama, penerimaan pajak…
POSRAKYAT.ID - Anggota DPRD Kota Tangerang Saiful Milah menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) harus segera memberikan…
This website uses cookies.