Rizki pun menyinggung soal Undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT). Dari regulasi tersebut, ia mendapati pentingnya pengisian manajemen dalam mendongkrak peranan BUMD.
“Konsep manajerial atau konsep manajemen bisnis itu harus nomor satu. Program bisnis jangka pendek, dan jangka panjangnya, tepat sasaran ngga? Bagaimana peran pemerintah daerah juga penting. Pemerintahnya mendukung ngga?” jelasnya.
Mungkin kenapa banyak BUMD merugi, karena keberpihakan Pemerintah Daerah belum 100 persen, keseriusan memanage bisnisnya juga belum 100 persen. Khawatirnya, hanya menjadi ajang ‘tuker posisi’. Yang ngisi BUMD, tergantung pada kepentingan politik kepala daerahnya,” tandas Rizki.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan,…
POSRAKYAT.ID - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah milik Pemerintah Kota…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten kembali menerbitkan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendarlin mengungkapkan, pihaknya telah berhasil melakukan…
POSRAKYAT.ID - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang menggelar Kick Off Pembangunan Zona…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Ayep Jajat Sudrajat mengaku, sepanjang 2026, pihaknya…
This website uses cookies.