POSRAKYAT.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel menyebut, penanaman modal asing dari 10 negara, sumbang Rp1,2 triliun sepanjang 2023 lalu.
Investasi yang terbukukan tersebut, di luar penanaman modal dalam negeri (PMDN), seperti yang diungkap Kepala DPMPTSP Kota Tangsel, Maulana Prayoga Utama.
“Realisasi investasi di Kota Tangsel Tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp7,44 triliun atau 160,2 persen dari target yang hanya Rp4,66 triliun,” ungkap pria yang akrab disapa Yoga itu.
Adapun realisasi dari PMA dari 10 negara seperti Singapura, Tiongkok, India, Hongkong, Jerman, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Belanda, dan
Spanyol, berkutat pada sektor jasa.
“Dari PMA dan PMDN yang lebih mendominasi investasi di Tangsel adalah sektor jasa lainnya seperti kesehatan, pendidikan, jasa konsultan, pariwisata serta lainnya,” papar Yoga.
Sektor Jasa Lainnya meliputi Kesehatan, Pendidikan, Jasa Konsultan, Pariwisata, Olahraga dan sebagainya itu sebesar Rp288,4 miliar.
“Selanjutnya ada Sektor Perdagangan dan Reparasi itu sebesar Rp227,1 miliar. Sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi itu sebesar Rp200 miliar. Hotel dan Restoran itu sebesar Rp187,4 miliar. Perumahan Kawasan Industri dan Perkantoran itu sebesar Rp83,6 miliar.,” jelasnya.
Untuk PMDN, lanjut Yoga, Sektor Jasa Lainnya meliputi Kesehatan, Pendidikan, Jasa Konsultan, Pariwisata, Olahraga dan sebagainya itu sebesar Rp2,460 triliun.
“Lalu sektor Perumahan wasan Industri dan Perkantoran itu sebesar Rp1,516 triliun. Sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi itu sebesar Rp987 miliar,” ujar Yoga.

