Pencegahan itu bisa dilakukan dengan memperbanyak bimbingan, seminar. Sehingga, mindset bisa terbangun. Kalau kesadaran dan mindsetnya sudah terbangun, saya rasa pencegahan bisa terjadi secara komunal, secara kolektif,” tambahnya.
Pencegahan terhadap kasus kekerasan anak dan perempuan itu, lanjut Sally yang juga Kepala Divisi DPD PSI Kota Tangsel, tidak hanya diberikan kepada anak saja, namun juga kedua orang tua.
“Dan jangan hanya diberikan kepada anak saja, tetapi juga bimbingan kepada orang tua. Kekerasan kepada anak itu, justru terjadi oleh orang terdekat, dan kebanyakan dilakukan oleh orang tua. Bukan orang jauh,” paparnya.
Begitu juga kekerasan terhadap perempuan, banyak terjadi justru dilakukan oleh orang terdekat atau di keluarganya sendiri. Sehingga kita perlu membangun kesadaran secara komunal, kolektif, dengan cara kita lebih sering memberikan pemahaman, kampanye,” lanjut Sally.
POSRAKYAT.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tubagus Asep Nurdin menegaskan, wartawan memiliki peran…
POSRAKYAT.ID – DKM Al-Anshor Bea Cukai Tangerang menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial selama bulan…
POSRAKYAT.ID – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), bekerja sama dengan Dyandra Promosindo, menyelenggarakan…
POSRAKYAT.ID — Kepala Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Seto Apriyadi mengungkapkan, pihaknya terus…
POSRAKYAT.ID - Bea Cukai Banten terus menggencarkan upaya pemberantasan rokok ilegal, melalui kegiatan rutin Operasi…
POSRAKYAT.ID - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris mengungkapkan, pihaknya mendapati beberapa bahan berbahaya,…
This website uses cookies.