Rabu, Juni 12, 2024

Duh, ART di Jakut Curi Brankas Selebgram

POS RAKYAT – Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya membenarkan adanya tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh seorang Asisten Rumah Tangga (ART), di rumah Selebgram Dara Arafah.

Febri mengungkapkan, ART berinisial M (52) itu, telah membawa kabur brankas berisi uang.

“Benar laporan di Polres Jakarta Utara,” kata Febri, ditulis Kamis 8 September 2022.

Kabar pencurian tersebut, dibagikan Selebgram Dara Arafah di Instagram pribadinya. Pencurian brankas, disebut terjadi pada Minggu 4 September 2022 lalu

Dara membagikan sebuah video rekaman CCTV yang menampilkan pelaku membawa keluar brankas dari rumahnya.

Dara menyebut, pelaku sempat mematikan seluruh CCTV yang berada di dalam rumahnya.

Baca Juga :  Tersangka Bullying di Sekolah Internasional BSD Lebih Dari Satu Orang

“Dia sempet matiin seluruh CCTV yang ada di rumah. Video ini didapat dari CCTV komplek,” tulis Dara Arafah di postingan video di akun Instagramnya, dikutip Kamis 8 September 2022.

Febri pun membenarkan dicabutnya CCTV yang berada di rumah Dara oleh pelaku.

“Iya dicabut sama pelaku. Jadi memang dia sudah tahu (di rumah Dara) ada CCTV-nya. Dicabutlah semuanya. Karena memang di dalam itu Cuma ada dua CCTV, di kamar korban sama di teras,” terangnya.

Lebih lanjut, polisi saat ini mencari petunjuk terkait pencurian tersebut dengan menggunakan CCTV yang berada di sekitar rumah Dara.

“Kan CCTV di kamarnya korban dirusak tuh dicabut sama yang di teras. Jadi kita sementara minta bantuan CCTV yang di rumah tetangga,” tambahnya.

Baca Juga :  Alasan Pemkot dan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan Teken MoU

Febri menyebutkan, pelaku yang membawa brankas milik Dara baru bekerja di rumah tersebut selama dua bulan.

“Pelaku baru kerja dua bulan di situ,” ungkapnya.

Terkait kerugian yang dialami Dara akibat pencurian tersebut, sampai saat ini barang berharga yang dibawa kabur berupa uang cash mencapai Rp 700 juta.

 “Sementara informasi dari korban hanya uang cash saja kurang lebih 700 sampai 800 (juta). Sekarang masih dalam lidik anggota sudah di lapangan lagi kami cari informasinya,” pungkasnya.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
SUMBERPMJNews
RELATED ARTICLES

Populer