Sejumlah guru menyelamatkan dokumen dari kebakaran yang diduga akibat korsleting. (Foto: Rhomi Ramdani)
POS RAKYAT – Diduga akibat korsleting listrik, ruangan tata usaha SMKN 4 Kabupaten Tangerang dilalap api, Selasa 2 Agustus 2022.
Akibatnya, sejumlah dokumen seperti ijazah dan rapor siswa mengalami kerusakan karena sebagian terbakar, dan sebagian lagi basah sebab pemadaman api.
Dikatakan Kepala SMK Negeri 4 Tigaraksa Suharni bahwa, kebakaran pertama kali diketahui oleh para siswa yang sedang belajar di ruang belakang gedung TU.
Kemudian, karena merasa terganggu, beberapa siswa mencari sumber asap dan mendapati ruang TU tersebut sudah diliputi asap.
“Kami tadi setengah lima (16.30 wib), pelajaran belum selesai, nah ada anak yang belajar di belakang kantor ini mencium bau asap,” katanya kepada awak media.
Sementara itu, Komandan Regu Pemadam Kebakaran Pos Tigaraksa Solihin menerangkan, api diduga berasal dari korsleting arus pendek listrik pada kabel yang berada di atas buku.
“Jadi si kabel itu nempel di atas buku, nah bukunya itu menyala, yang terbakar satu ruangan ya,” terang Solihin.
Pihaknya mengungkapkan bahwa, api berhasil dipadamkan satu jam usai petugas Damkar datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kita penanganan satu jam setengah, tadi kita terima berita pukul 16.50 wib. Kami sampai ke sini hanya lima menit karna Pos terdekat kami ada di Tigaraksa,” tutupnya.
POSRAKYAT.ID — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkom Digi), Angga Raka Prabowo meninjau, pelaksanaan program…
POSRAKYAT.ID – Jelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan…
POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyatakan, pembangunan infrastruktur pengendali banjir saat…
POSRAKYAT.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Bani Khosyatullah mengungkapkan, Program Adiwiyata menjadi…
POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, lewat program Adiwiyata, Pemerintah…
POSRAKYAT.ID — Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Peduli Pesantren (AAPP) mendesak Pemerintah Kota…
This website uses cookies.