POSRAKYAT.ID – Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, meminta agar seluruh pejabat di masing-masing perangkat daerah, lebih ‘sensitif’ terhadap aduan masyarakat di Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional atau SP4N-Lapor!.
Pilar Saga Ichsan mengaku, hingga Mei 2026, terdapat ratusan aduan masyarakat di SP4N-Lapor! Tangsel. Mulai dari sosial, ketertiban umum, hingga infrastuktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Dan semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus mengikuti. Karena di situ ada catatan-catatan penting untuk segera kita tindaklanjuti. Ini pentingnya pengawasan dan pengendalian (Wasdal). Jadi kita tahu permasalahan-permasalahan di masyarakat,” tegas Pilar, Senin 11 Mei 2026 kemarin.
Pihaknya menyatakan, masih terdapat beberapa aduan yang akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat. “Ada infrastruktur, ada juga terkait perapihan pohon juga. Terus juga ada terkait masalah ketertiban umum,” jelasnya.
Wakil Wali Kota juga mengadakan rapat evaluasi Wasdal, guna mengetahui apa-apa saja yang masih menjadi PR bagi perangkat daerah. “ini agenda rutin satu bulan sekali. Supaya apa yang dilaporkan masyarakat, menjadi prioritas untuk kita tindaklanjuti sesegera mungkin,” beber Pilar.
Pemerintah Kota, sambungnya, juga memiliki konsentrasi terhadap isu-isu ketertiban umum, yang terjadi di lingkungan masyarakat. “Misalkan terkait penggunaan fasos-fasum oleh pedagang kaki lima yang harus kita tertibkan,” ujarnya.
Terkait masalah parkir sembarangan. Terus juga terkait masalah adanya pungutan liar ya. Waktu itu kan kita pernah di Taman Kota 2. Itu saya melakukan penindakan tuh, tidak boleh ada karcis parkir. Tapi ada oknum, kembali lagi menetapkan bayar minimal lima ribu walaupun tidak ada karcisnya gitu,” ungkap Pilar Saga lagi.
Dengan rapat koordinasi Wasdal itu, Pilar berharap, agar masalah-masalah yang terjadi di masyarakat dapat berkurang. “Kami mengedepankan asas pembinaan (terhadap isu-isu sosial),” terangnya.

