Rabu, Oktober 21, 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ambu Provinsi Banten Soroti MBG hingga Karhutla

POSRAKYAT.ID — Koordinator Aliansi Masyarakat Bersatu (Ambu) Provinsi Banten Mohammad Royhan Daestaki menyatakan, gelaran dialog publik bertema Gerakan Pemuda Untuk Indonesia Raya, menjadi salah satu wadah dalam menyuarakan aspirasi pemuda, dalam menakar dua tahun kinerja Prabowo-Gibran.

Royhan menegaskan, dialog itu juga bertujuan untuk membuka wawasan, serta meningkatkan gerakan pemuda agar terlepas dari belenggu kekuasaan. “Tujuannya untuk mencerdaskan anak bangsa, terlepas dari belenggu kekuasaan,” ujar Royhan dalam sambutannya, Selasa 20 Oktober 2026 kemarin.

Royhan menjelaskan, Ambu merupakan wadah yang terdiri dari berbagai elemen organisasi pemuda. Antara lain, Ruang Ekspresi Indonesia, Pelajar Islam Indonesia. Pemuda Muslimin Indonesia, SEMMI Pesisir Banten (Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak). Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formak), FKPIB, Gen Muda Banten, dan Front Pemuda Banten Bersatu.

Baca Juga :  PTSL Jadi Pekerjaan Rumah di Kecamatan Serpong Utara

Royhan mengungkapkan, sistem birokrasi yang harus dirombak. Pihaknya bahkan memberikan saran, agar Presiden segera mereshuffle para Menteri di Kabinet Merah Putih saat ini. “Untuk pembaharuan dan reformulasi sistem yang sejalan dan visi misi bangsa,” beber Royhan.

Dalam dialog, hadir dua narasumber yang memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis. Sebagai Penggerak Nalar Politik Kawula Indonesia Faiz Naufal Alfarisi, dan Ervin Suryono selaku Ketua Umum Pemuda Muslim Banten.

Faiz Naufal Alfarisi menyoroti soal program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai salah satu program unggulan Prabowo-Gibran. Faiz, sapaan akrabnya, menyinggung masih banyaknya kasus keracunan, selama dua tahun program milik Prabowo-Gibran itu berjalan.

“Dua tahun Prabowo-Gibran salah satunya menjadi program prioritas yaitu MBG. Apa masalah dan kekurangannya? Kenapa masih banyak siswa siswi keracunan? Bagaimana tata kelola MBG dalam memberikan gizi kepada anak bangsa. Ini yang perlu mendapatkan evaluasi bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Realisasi Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tembus 7,3 Triliun

Sementara itu, Ervin Suryono menyoroti soal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang hingga saat ini masih terjadi di beberapa daerah. “Apa yang terjadi pada Kalimantan (Karhutla), itu gambaran yang harus diberikan solusi konkret. Intinya perbaikan birokrasi, dan terdapat formulasi sistem yang baru,” terang Ervin.

Dalam dialog publik itu juga, beberapa isu seperti RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Reformasi Agraria, dan peran pemuda dalam pembangunan, menjadi topik bahasan.

Aliansi Masyarakat Bersatu (Ambu) menegaskan akan terus mengawal program-program Presiden dan Wakil Presiden. Pembenahan dan koreksi akan terus ada. Hal itu, agar pondasi dan ekonomi Bangsa Indonesia semakin kuat.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer