Senin, Agustus 17, 2026

Wali Kota Tangerang Klaim Program 3G Beri ‘Kemerdekaan’ Bagi Masyarakat

POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, dengan hadirnya program Gampang Sekolah, Gampang Sembako, dan Gampang Kerja (3G), Pemerintah Kota (Pemkot) hadir memberikan kemerdekaan yang sesungguhnya bagi masyarakat.

Sachrudin bahkan memastikan, program tersebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat di kota yang bertajuk Akhlakul Karimah itu. “Salah satunya melalui program unggulan Kota Tangerang, yaitu 3G. Manfaatnya sudah banyak dirasakan masyarakat,” ujar Sachrudin, usai peringatan Dirgahayu Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.

Menurutnya, makna kemerdekaan adalah di kala pemerintah hadir, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. “Semua itu dapat terlaksana berkat kerja sama kita bersama. Baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, maupun media yang terus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat,” bebernya.

Baca Juga :  Dinas Perkimta Tangsel Kebut Rehabilitasi Rumah Korban Ledakan di Pamulang

Sachrudin mengaku, program Gampang Sekolah, wujud hadirnya negara, dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu. “Kita pastikan tidak boleh ada anak usia sekolah yang putus sekolah di Kota Tangerang,” jelasnya.

Kemudian, melalui program Gampang Sembako, kita memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok di pasar-pasar. Sementara, melalui Gampang Kerja, kita terus menjalankan berbagai kegiatan dan program, yang harapannya dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Tangerang,” tambah mantan Wakil Wali Kota Tangerang itu.

Ia meminta, agar seluruh perangkat daerah dapat melaksanakan program-program milik Wali Kota dan Wakil Wali Kota. “Saya selalu mendorong setiap organisasi perangkat daerah (OPD), agar terus bergerak melaksanakan program, dan kegiatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Lepas RDF Perdana, Wali Kota Tangerang 'Gagap' Harga Jual

Pihaknya juga mengingatkan, agar seluruh pegawai pemerintah, menjalankan dan mematuhi aturan. Tak hanya itu, Sachrudin juga mengungkapkan, pentingnya pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berbentuk fisik. Tetapi juga bagaimana kita membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, seluruh elemen harus bersama-sama membangun Kota Tangerang agar semakin baik,” tukas Sachrudin.

Berdasarkan informasi, lebih dari 326 ribu jiwa, masih berada di bawah garis kemiskinan. 98 ribu jiwa di antaranya, bahkan masuk dalam desil 1, atau miskin ekstrem, di Kota Tangerang.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer