POSRAKYAT.ID – Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyatakan, dalam kunjungannya ke SDN Babakan, ia menemui sejumlah hal yang harus menjadi perhatian, khususnya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR).
“Jadi saya tadi mengevaluasi terkait toilet sekolah ada juga yang masih mampet. Ini harus segera (Dinas CKTR) perbaiki. Karena masa retensi sudah selesai, artinya bahwa dari Dinas harus segera memperbaiki kekurangannya,” ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Kamis 4 Juni 2026.
Selain toilet, Pilar juga mencatat beberapa bagian yang harus mendapat perbaikan. “Plafon yang menurut saya harus diperbaiki. Ada lisplang dan plafon tapi minor sih. Karena terkena angin tapi saya minta untuk diperkuat lagi,” tegasnya.
Jangan sampai nanti terjadi jatuh pada saat sedang kegiatan sekolah berlangsung. Lalu kena anak-anak ataupun pengajar. Penguatan reng plafonnya yang kurang,” lanjut Pilar lagi.
Dalam kunjungan tersebut, Pilar juga menyinggung soal rencana Pemerintah Kota (Pemkot), untuk membangun sejumlah sekolah negeri, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Kalau dalam RPJMD kami dalam 5 tahun itu ada 7 SMP Negeri yang kita bangun. Sambil itu (beasiswa pendidikan) berjalan. Kita tetap bekerjasama dengan sekolah swasta karena setiap tahun itu ada angkatan siswa baru,” ungkapnya.
Program beasiswa pendidikan, sambungnya, perlu dilakukan, guna mengantisipasi anak-anak tetap mengenyam pendidikan. “Yang masuk SMP ada 25 ribu siswa. Catatan kami setiap tahun ada 12 ribu sampai 15 ribu peminat ke SMP Negeri.,” jelasnya.
Rata-rata yang minat daftar itu untuk sekolah negeri itu ada 12 sampai 15 ribu setiap tahun. Berkaca dari itu, hanya 10 ribu siswa yang kita bisa tampung. Dengan kondisi gedung sekolah yang sudah kita tingkatkan ada yang 3 lantai dan lain sebagainya,” tambah Pilar.
Pilar mengaku, sedikitnya 5000 siswa tidak dapat masuk ke SMP-SMP Negeri. Sehingga, ucap Pilar lagi, beasiswa pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung, akan sangat membantu.
“Yang 5 ribu kita alihkan ke biaya SMP swasta supaya sama-sama gratis. Artinya mudah-mudahan tidak ada isu, tidak ada kendala,” terangnya.

