Rakyat Bicara

Dinas Perhubungan Kota Tangerang Ngaku Terima Tagihan Gelondongan dari TNG

POSRAKYAT.ID – Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely menuturkan, pihaknya menerima tagihan dari Perseroda Tangerang Nusantara Global (TNG) secara gelondongan.

“Jadi kami terimanya (tagihan Si Benteng) dengan tagihan Bus Tayo. Tapi, tetap kita ada upaya verifikasi, dan ada tim juga untuk verifikasi tagihan itu. Tahun depan, rencananya kami akan naikan BOK ke Rp5000 per kilometer,” kata Suhaely di ruang kerjanya, ditulis Selasa 16 Desember 2025.

Terkait trayek dan koridor, Dinas Perhubungan Kota Tangerang memiliki ‘pasukan’, untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kinerja Si Benteng. “Kita ada tim monev. Setiap bulan kita evaluasi,” tegasnya.

Terpisah, Direktur PT. Tiara Perkasa Mobil (TPM), Edi Faisal Lubis mengungkapkan, dari anggaran Rp3 miliar, sebagai subsidi transportasi, Si Benteng hanya menghabiskan Rp800 juta per bulannya.

“Si Benteng itu, rata-rata per bulan hanya Rp800 juta. Sisanya untuk Bu Tayo. Mekanisme tagihannya, begitu kami melaksanakan kilometer, kami tagihkan ke (Perseroda) TNG. Karena kami berkontrak dengan TNG. Kami tagihkan tidak lebih daripada kontrak. Kalau kontraknya sehari itu misalnya 100 kilo, ya kami tagihkan 100 kilo,” beber Lubis.

Jika jumlah capaian kilometer tidak sesuai, sambung Lubis, maka PT. TPM tidak akan menerima pembayaran dari Perseroda TNG. “Kalau di bawah 100 kilometer, kami enggak dibayar. Lebih (dari 100 kilometer) pun kami tidak menerima bayaran, untuk kelebihan kilometernya,” ungkap Lubis lagi.

Misalnya sopir mencapai 110 kilometer, anggaplah karena jalan macet, dia keluar jalur koridor, yang 10 kilometernya itu kita enggak nerima pembayaran,” lanjutnya.

Lubis menjelaskan mekanisme pembayaran dari Perseroda TNG, kepada PT. TPM sebagai operator. “Setelah masuk ke TNG, pihak TNG memverifikasi kami. Semua data odometer, capaian kilometernya, semuanya yang asli kita kasih ke sana,” paparnya.

Verifikasi TNG itu masuk ke Dinas Perhubungan. Nanti dinas verifikasi ulang. Kalau ada kesalahan, atau ketidaksesuaian dari hasil verifikasi itu, pasti kembali lagi ke kita,” tandas Lubis.

Ari Kristianto

Recent Posts

Pacu Investasi di Banten, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat Produsen Sepatu Nike

POSRAKYAT.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten…

3 hari ago

Ngopi Bareng, Wartawan dan DPRD Tangsel Soroti Banjir, Pajak, hingga Layanan Publik

POSRAKYAT.ID – Dalam agenda coffee morning bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD, berbagai hal seperti…

3 hari ago

Soal Persiapan Porprov 2026, Plt Kadispora Tangsel Kok Bungkam?

POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangsel Ika, memilih…

6 hari ago

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027, Bapemperda DPRD Tangsel Ungkap Tiga Usulan Ditarik

POSRAKYAT.ID — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sudiar mengungkapkan,…

1 minggu ago

Kunjungan APKB Provinsi Banten, Bea Cukai Buka Ruang Diskusi bagi Pengusaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, kunjungan pengurus Asosiasi…

1 minggu ago

Hari Santri 2026 di Tangsel, Baznas Bagikan Uang Pembinaan Hingga 18 Juta

POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut, dalam perayaan Hari Santri 2026,…

1 minggu ago

This website uses cookies.