“Misalnya ada orang tua siswa yang tidak mampu membayar sekolah, atau ijazah anaknya tertahan. Kami akan lakukan asesmen. Setelah itu, kami minta diskon dari sekolah, lihat kemampuan keluarga, kontribusi dari para pihak, dan kekurangannya oleh Baznas,” jelasnya.
Dari sisi pengumpulan, Subhan menerangkan, zakat profesi dari para ASN menjadi penyumbang terbanyak. Masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara rutin menyerahkan zakat dan infak dari pegawainya setiap bulan.
Terkait pelaksanaan program, Subhan memastikan, bahwa seluruh program yang telah berjalan. “Setiap dana yang masuk akan segera disalurkan. Baik melalui program utama, maupun dalam bentuk bantuan temporer,” tutupnya.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID — Humas Forum Komunikasi Pelanggan Perumda Tirta Benteng Arif Gibe mengaku, pihaknya telah menerima…
POSRAKYAT.ID — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja…
POSRAKYAT.ID — Praktisi Hukum Aris Purnomo Hadi mengungkapkan, dengan nilai investasi yang cukup besar, pelayanan…
POSRAKYAT.ID — Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kota Bogor Gina Agustin Fitriani mengatakan,…
POSRAKYAT.ID — Pungutan pajak reklame di Kota Tangerang masih mendapat sorotan. Adanya dugaan manipulasi laporan…
POSRAKYAT.ID — Dalam pemaparan literasi keluarga berintegritas di Tangsel, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK…
This website uses cookies.