“Yang ada pendidikan politik negatif, yang langsung mereka terima. Mereka melihat media sosial, melihat media massa yang isinya politisi itu korupsi, bertarung pada kekuasaan, dan jatah-jatah kekuasaan,” paparnya lagi.
Sebelumnya, Sekretaris KPU Kota Tangerang Pandu Dwiadma Oktavirawan menyatakan, penggunaan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebesar Rp61,1 miliar, menunggu kick off dari KPU RI.
“Kita kan mengajukan Rp61,1 miliar sekian yah. Di tahun 2023 kemarin, sesuai dengan ketentuan itu sudah mendapatkan 40 persen sejumlah Rp22,4 miliar,” kata Pandu, Selasa 5 Maret 2024 lalu.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID — Dewan Pembina Gajah Muda Nusantara (GMN) Nonami menyatakan, keterlibatan pemuda dalam proses pembangunan…
POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut, digitalisasi transaksi pemerintahan turut mendukung…
POSRAKYAT.ID - Ketua KONI Kota Tangsel Mahludin menegaskan, mendekati Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026,…
POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, Bea Cukai akan…
POSRAKYAT.ID — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkom Digi), Angga Raka Prabowo meninjau, pelaksanaan program…
POSRAKYAT.ID – Jelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan…
This website uses cookies.