Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel Emanuella Ridayati. (Foto: Istimewa)
POSRAKYAT.ID – Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Emanuella Ridayati menyoroti indikasi pembiaran terhadap pungutan liar (Pungli) parkir, di lahan milik pemerintah.
Dengan begitu, lanjutnya, Kota Tangsel yang bertajuk Cerdas, Modern dan Religius (Cmore) tersebut, tampak semakin semrawut.
Rida, sapaan akrabnya memberikan perhatian terhadap adanya oknum yang memanfaatkan lahan pemerintah, untuk menarik tarif parkir.
“Bagaimana tidak terganggu, kita ambil contoh di RSU Tangsel. Motor yang ingin parkir, langsung diberikan secarik kertas parkir senilai tiga ribu rupiah,” ujar Rida, Kamis 15 Juni 2023.
Menurut Rida, dengan adanya pembiaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot), sebagai bukti bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota belum memiliki solusi terhadap Pungli di sektor parkir.
“Masalah oknum yang menguasai parkir sudah menjadi pembiaran di Tangsel. Hingga sekarang pemerintah sangat sulit untuk mencari jalan keluar terhadap masalah ini,” tegasnya.
Rida memaparkan soal regulasi terkait perparkiran di lahan milik pemerintah. “Dalam peraturan Wali Kota, tertulis bahwa pungutan parkir di aset pemerintah hanya boleh dengan izin,” paparnya.
Jika kita mengacu pada Perda nomor 4 Tahun 2021, lahan parkir milik pemerintah beretribusi. Dan besaran retribusinya, oleh Dinas Perhubungan,” tambahnya.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID — Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kota Tangerang, memperkuat konsolidasi organisasi, untuk meningkatkan peran anggota…
POSRAKYAT.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten, menyelenggarakan Customs Goes to Campus (CGTC) pada…
POSRAKYAT.ID – Pandega Desain Weharima (PDW) Architecture, menghadirkan wajah baru kawasan hunian Vermont Hills yang…
POSRAKYAT.ID — Ribuan siswa SMA dan mahasiswa berkumpul dalam Sains Festival yang digelar Badan Riset…
POSRAKYAT.ID — PT Graha Usaha Teknik (PT GUT) memanfaatkan ajang Electricity Connect 2026 atau Enlit…
This website uses cookies.