Politik

Ketimpangan Pembangunan Jadi ‘PR’ di Provinsi Banten

POSRAKYAT.ID – Ketua DPW PSI Provinsi Banten Muhammad Hafizh Ardianto menyatakan bahwa, Pemerintah harus fokus terhadap pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Hal itu, kata Hafizh, agar pembangunan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk daerah-daerah yang saat ini belum tersentuh program pemerintah.

“Harusnya program pembangunan di Provinsi Banten itu merata. Jangan hanya fokus kepada daerah-daerah industri dan komersil saja,” kata Hafizh, Kamis 2 Maret 2023.

Menurut Hafizh, program-program pembangunan yang digaungkan Pemerintah sudah harus mulai menyentuh baik wilayah Banten Selatan, maupun Utara.

“Pembangunan sekolah, jalan, lalu pembangunan sumber daya manusia (SDM), sudah mulai harus difokuskan di seluruh kabupaten/kota di Banten,” ungkap Hafizh.

Sebagai contoh, wilayah Banten Selatan seperti yang kita tahu, masih ada sekolah-sekolah yang mulai tidak layak. Pendidikan, akses kesehatan, semua harus dipikirkan secara merata,” tegasnya lagi.

Hafizh berharap, adanya tindakan nyata dari seluruh stakeholder di Provinsi Banten. Pasalnya, jika hanya mengandalkan APBD Kabupaten/Kota, pemerataan pembangunan di masing-masing wilayah, tentunya akan lambat dilaksanakan.

“Pemprov Banten pun bisa mulai membantu, dan memfokuskan program-program bagi wilayah-wilayah yang dianggap tertinggal,” jelasnya.

Baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun pembangunan SDM di sejumlah wilayah di Provinsi Banten,” tandas Hafizh.

Terpisah, Dosen Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, Luthfi Hasanal Bolqiah menyebut, harus ada pemimpin yang mewakili Banten wilayah selatan, menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur.

Keterwakilan Demi Pembangunan di Provinsi Banten

Pasalnya, dengan adanya keterwakilan, pembangunan di wilayah selatan layaknya Kabupaten Lebak dan Pandeglang, tidak tertinggal jauh, dibandingkan Banten wilayah utara.

“Tingkat pendidikan di Banten Selatan, cenderung lebih rendah dibanding Banten Utara atau Tangerang Raya. Hal itu menentukan tuntutan ekonomi yang berbeda,” kata Luthfi.

Page: 1 2

Ari Kristianto

Recent Posts

MRF di Cipeucang Selesai Tahun Ini, Benyamin Ungkap Tangsel Juga Bakal Bangun PSEL

POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memastikan, pembangunan Fasilitas pemulihan material (MRF) di Tempat…

3 hari ago

Gencarkan Operasi Gurita, Bea Cukai Banten Perkuat Pengawasan BKC Ilegal

POSRAKYAT.ID - Dalam upaya memberantas peredaran rokok ilegal di Provinsi Banten, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal…

3 hari ago

Satpol PP Tertibkan Ratusan Pedagang Bandel di Pasar Serpong

POSRAKYAT.ID — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Ahmad…

4 hari ago

Atlet Binaraga Tangerang Selatan Targetkan 5 Emas di Porprov 2026

POSRAKYAT.ID – Ketua Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kota Tangerang Selatan Firmanto mengaku, sebagai…

4 hari ago

Kepala Dinas Pendidikan Tangsel Apresiasi Yayasan Balapentas Madani Peduli

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengaku, kehadiran Yayasan Balapentas…

2 minggu ago

Lewat TSLP, Perumdam TKR Fasilitasi Sambungan Air Bersih bagi Masjid di Kabupaten Tangerang

POSRAKYAT.ID – Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP), Perusahaan Umum Daerah Air…

3 minggu ago

This website uses cookies.